Ini Cara Registrasi Ulang Akun BPJS Kesehatan Agar Tak Dibekukan

Hendra Kusuma - detikFinance
Jumat, 30 Okt 2020 14:55 WIB
Mahkamah Agung (MA) membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Keputusan pembatalan kenaikan iuran tersebut menuai beragam respon dari masyarakat.
Foto: Wisma Putra
Jakarta -

Bagi seluruh peserta BPJS Kesehatan khususnya peserta penerima upah (PPU) dan bukan pekerja (BP), sebaiknya segera melakukan registrasi ulang akun yang dimiliki. Hal itu agar tidak terkena pembekuan akun oleh manajemen.

BPJS Kesehatan akan melakukan cleansing data untuk peserta yang bermasalah. Proses ini dilakukan mulai bulan depan atau per 1 November 2020.

Berdasarkan informasi yang diterima detikcom, Jakarta, Jumat (30/10/2020), proses cleansing data merujuk pada Pasal 13 Ayat 1 UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan bahwa Setiap Penduduk Wajib memiliki NIK (nomor induk kependudukan).

Lalu, ada juga Pasal 8 Ayat 2 Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan bahwa Kartu Indonesia Sehat yang paling sedikit memuat nama dan nomor Indentitas peserta yang terintegrasi dengan NIK, kecuali untuk bayi baru lahir.

"BPJS Kesehatan memberikan kesempatan kepada bapak/ibu untuk melakukan pembaruan data apabila data Kartu KIS bapak/ibu belum terisi data NIK atau sudah terisi namun belum sesuai dengan KTP atau belum terdaftar du Dukcapil Kemendagri," tulis informasi BPJS Kesehatan yang dikutip detikcom.

Selanjutnya
Halaman
1 2