Kenali Ciri-ciri Penipuan di Online Shop Pakai OneKlik

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 04 Nov 2020 06:20 WIB
Belanja online
Ilustrasi/Foto: shutterstock
Jakarta -

Penipuan dalam transaksi di toko online hingga saat ini masih terjadi. Misalnya penipu menyamar sebagai pembeli dan meminta cara pembayaran menggunakan OneKlik.

Modusnya, penipu akan mengirimkan kode OTP ke nomor handphone penjual dan meminta nomor kartu ATM. Jika penjual memberikan nomor kartu dan OTP, maka uang yang ada di dalam rekening bisa terkuras.

Mengutip laman resmi bca.co.id biasanya penipu akan membayar menggunakan OneKlik dan dia meminta nomor kartu ATM calon korban dan kode OTP akan terkirim via SMS ke nomor Hp calon korban.

"Supaya lebih meyakinkan, pelaku mengirimkan tangkapan layar 'OneKlik abal-abal', supaya korban terkecoh," tulis informasi tersebut dikutip Selasa (3/11/2020).

Para pelaku ini biasanya mengincar calon korban yang merupakan nasabah BCA namun belum memahami produk OneKlik, sehingga calon korban tidak aware akan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi perbankan. Misalnya nomor kartu ATM dan juga kode OTP.

"Akibatnya, pelaku berhasil mencuri sejumlah rupiah dari korban," jelasnya.

Padahal OneKlik bukanlah metode transfer, melainkan metode pembayaran melalui aplikasi merchant, misalnya kamu beli barang di Blibli.com, atau top-up saldo Gopay, pembayarannya langsung di dalam aplikasi merchant. Jadi tidak ada jenis pembayaran dengan metode transfer antar perorangan menggunakan OneKlik.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2