Awas Jangan Tertipu! Kenali Ciri-ciri Investasi Bodong Ini

Soraya Novika - detikFinance
Jumat, 06 Nov 2020 08:15 WIB
Investasi Bodong
Ilustrasi/Foto: Tim Infografis: Nadia Permatasari

Ketiga, memanfaatkan nama tokoh masyarakat atau tokoh agama untuk meyakinkan calon korbannya. Biasanya investasi bodong akan mencatut nama orang terkenal mulai dari selebriti hingga tokoh masyarakat.

"Banyak investasi bodong yang menggunakan tokoh agama atau artis buat promosi perusahaannya. Mereka hanya dipasang saja gambarnya di situ seolah-olah mereka pakai investasi itu, sesuai syariah, hati-hati, jangan melihat tokoh tapi lihat produknya itu legal dan logis, kalau kurang mantap tanyakan ke OJK," imbuhnya.

Keempat, informasi yang disajikan sangat terbatas. Pada umumnya, investasi yang baik akan menjelaskan sejelas-jelasnya kepada calon investor terkait model investasi dan pengelolaan dananya.

Namun, investasi bodong hanya akan menjelaskan secara singkat pada investornya mengenai hasil investasinya. Bahkan, informasi terkait investasi itu sulit untuk dilacak di berbagai sumber.

"Harus ditanyakan juga penjelasan mengenai model pengelolaan dananya dan ke mana aset akan dialokasikan. Biasanya pelaku investasi bodong akan memberikan jawaban yang berputar-putar, tidak gamblang bahkan cenderung menghindari pertanyaan seperti itu," tuturnya.

Kelima, ada juga investasi yang menjanjikan bonus dari perekrutan anggota baru (berkedok MLM). Keenam, ada yang menjanjikan investasi tanpa risiko atau ada jaminan aset aman dan jaminan pembelian kembali.

"Kalau ada yang janji-janji aman, ada jaminan buyback tanpa kena biaya wah itu hati-hati," timpalnya.

Halaman

(eds/eds)