IPO No.2, Bukopin Dahulukan Strategic Investor

IPO No.2, Bukopin Dahulukan Strategic Investor

- detikFinance
Senin, 23 Jan 2006 16:23 WIB
Jakarta - Rencana Bank Bukopin untuk go public kemungkinan bakal molor. Bukopin tidak memprioritaskan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) sampai semester I-2006. Sebaliknya pada semester pertama tahun ini perseroan masih akan memfokuskan pada pelaksanaan strategic investor untuk memperoleh dana segar. "Yang pertama adalah strategic investor, yang kedua baru IPO. Strategic investor, Insya Allah selesai semester satu, setelah itu IPO," kata Direktur Utama Bank Bukopin Glen Glenardi dalam konferensi pers di Restoran Bebek Bali, Senayan, Jakarta, Senin (23/1/2006). Melalui strategic investor dan IPO, Bank Bukopin berharap bisa mendapat suntikan dana sebesar Rp 1-2 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) menjadi 20 persen tahun ini. Sampai akhir tahun 2005, CAR bank Bukopin hanya sebesar 12,9 persen. "Untuk CAR, kita berharap bisa ditingkatkan menjadi 20 persen lah atau paling tidak 15 persen tahun ini," tambah Glen. Untuk strategic investor, Glen mengatakan ada investor dari dalam dan luar negeri. Namun yang sudah terdaftar baru dari investor dalam negeri. "Kalau asing sudah banyak yang menawar, tidak tertutup kemungkinan tapi saat ini masih negosiasi sifatnya," jelas Glen. Perseroan juga berencana akan melepas sedikitnya 30 persen saham melalui IPO. Saat ini proses due dilligence juga sudah berjalan dan pemegang saham sudah setuju IPO. "Tapi kalau Bukopin lebih condong ke strategic investor berarti ada RUPS lagi," ujar Glen. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads