'Serangan' Bertubi-tubi Hotman Paris ke Winda Earl soal Rp 22 M Raib

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 11 Nov 2020 21:05 WIB
Ditunjuk sebagai kuasa hukum Maybank, pengacara kondang Hotman Paris buka-bukaan soal dirinya yang ikut terjun menangani kasus penilapan tabungan Rp 22 miliar.
Foto: Pradita Utama

Hotman Paria juga mengungkapkan, oknum kacab Maybank itu juga melakukan praktik trading di instrumen forex. Namun menurutnya yang jadi keanehan adalah dia menggunakan uang itu dan tidak membawa kabur uang yang diduga milik Winda Earl dan ibunya.

"Sehingga menjadi pertanyaan adalah apakah dia memakai uang nasabah itu dengan persetujuan dari nasabah untuk mendapatkan untung yang lebih besar, karena sebagian uang tersebut dipakai untuk bermain forex. Kami tidak menuduh pemilik rekening ikut membantu," tuturnya

Hotman Paris juga menjelaskan, berdasarkan hasil diskusinya dengan Head of National Anti Fraud Maybank, Nehemia Andiko, dalam proses pembukaan rekening ditandatangani oleh Winda.

"Bahkan di dalam surat yang ditandatangani oleh Winda, dia mengaku sudah menerima buku tabungan dan ATM, tapi itu tetap dipegang oleh pimpinan cabang. Yang kedua, yang dibuka bukan rekening rekening koran tapi buku tabungan, itu kata Andiko juga," ucapnya.

Menariknya, transfer keluar masuk dari rekening tersebut bukan dilakukan oleh Winda Earl tapi oleh ayahnya, Lunardi. Begitu juga dengan pembayaran bunga tabungan ditransfer ke rekening ayahnya.

"Dan bukti yang paling mengejutkan adalah dari rekening ini ada sebanyak Rp 6 miliar uang yang ditransfer oleh pimpinan cabang ini ke rekening dari asuransi Prudential, katanya untuk membuka premi asuransi atas nama Winda. Tapi dua bulan kemudian polis asuransi tersebut di-cancel dan uang itu kemudian mengalir Rp 4 miliar dari Bank Permata masuk ke rekeningnya katanya ke rekeningnya si Lunardi," tambahnya.

Bersambung ke halaman selanjutnya.