Serap Rp 5,85 Triliun
Lelang SUN Kembali 'Dibanjiri'
Selasa, 24 Jan 2006 15:02 WIB
Jakarta - Lelang surat utang negara (SUN) kembali 'dibanjiri' investor. Euforia 'Efek Januari' masih melanda dan membuat lelang SUN mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribe."Biasanya ada bulan Januari ada yang disebut January effect, biasanya pasarnya cukup bagus," ujar Dirjen Perbendaharaan Depkeu Mulia Nasution di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (24/1/2006).Lelang SUN yang digelar hari ini secara total menyerap permintaan sebesar Rp 5,85 triliun dari target indikatif Rp 3 triliun. Mulia menilai, kelebihan permintaan SUN merupakan hal yang biasa di awal tahun.Untuk seri FR0033, dari perminatan yang masuk sebanyak Rp 5,3 triliun, pemerintah hanya menyerap Rp 3,8 triliun. Seri ini memberi kupon 12,5 persen, yield rata-rata tertimbang 12,949 persen dan bid to cover ratio 1,4 kali. Untuk seri FR0034, jumlah penawaran yang masuk mencapai Rp 3,4 triliun, dan yang diserap hanya Rp 2,05 triliun. Seri ini memberi kupon 12,86 persen, yield rata-rata tertimbang 12,94 persen dan bid to cover ratio 1,67 kali. Jadwal tentatif lelang SUN selanjutnya adalah 14 Februari, 14 Maret dan 11 April 2006.
(qom/)











































