Per November Uang Beredar Tembus Rp 6.817 Triliun

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 30 Des 2020 12:22 WIB
Pengembalian Uang Korupsi Samadikun

Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Toni Spontana (tengah) menyerahkan secara simbolis kepada Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A. Arianto (ketiga kanan) uang ganti rugi korupsi Bantuan Likuidasi Bank Indonesia (BLBI) dengan terpidana Samadikun Hartono di Gedung Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (17/5/2018). Mantan Komisaris Utama PT Bank Modern Samadikun Hartono terbukti korupsi dana talangan BLBI dan dihukum 4 tahun penjara serta diwajibkan mengembalikan uang yang dikorupsinya sebesar Rp 169 miliar secara dicicil. Grandyos Zafna/detikcom

-. Petugas merapihkan tumpukan uang milik terpidana kasus korupsi BLBI Samadikun di Plaza Bank Mandiri.
Foto: grandyos zafna

BI juga menjelaskan aktiva dalam negeri bersih mengalami peningkatan 12,9%. Perkembangan didorong oleh peningkatan pertumbuhan lainnya seperti pembelian SBN oleh BI dan pertumbuhan ekspansi keuangan pemerintah yang masih tinggi.

Operasi keuangan pemerintah yang tercermin melalui tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat masih tumbuh pada level yang tinggi meskipun tidak setinggi pertumbuhan bulan sebelumnya dari 81,65% menjadi 66,5% pada November 2020.

"Perlambatan pertumbuhan tersebut disebabkan oleh adanya peningkatan kewajiban kepada Pemerintah pusat, terutama berupa simpanan pemerintah pad sistem moneter," jelasnya.


(fdl/fdl)