Bos BI Ungkap Potensi Modal Asing Masuk RI US$ 19 M

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 22 Jan 2021 11:33 WIB
Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan lagi suku bunga acuannya. Kini BI 7 Days Repo Rate turun jadi 5,5%.
Gubernur BI Perry Warjiyo/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Tahun ini aliran modal asing diproyeksi mengalir deras ke Indonesia. Apalagi prospek perekonomian Indonesia disebut-sebut akan membaik ke depannya.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan hal ini akan menjadikan Indonesia sebagai tempat tujuan investor luar negeri untuk menanamkan modal.

"Ini Indonesia juga merupakan tujuan utama dari investasi portofolio global," kata Perry dalam acara Early Year Forum 2021, Jumat (22/1/2021).

Dia mengungkapkan apalagi pidato Presiden AS Joe Biden saat pelantikan membuat investor makin yakin untuk berinvestasi ke negara berkembang seperti Indonesia.

"Begitu ada pidato inaugurasi Joe Biden tentang vaksinasi, politik perdagangan, membawa kondisi global di pasar keuangan semakin baik. Yang semula investor asing menahan supply di SBN, dan sekarang menambah," jelas dia.

Menurut Perry, aliran modal asing akan deras masuk ke Indonesia pada tahun ini. Jumlahnya bisa tembus hampir US$ 20 miliar.

"Tahun ini aliran dana masuk akan meningkat tinggi US$ 19,1 miliar. Ini terbesar di negara berkembang kecuali china," kata dia.

Perry menambahkan, dengan derasnya aliran modal asing masuk ke Indonesia bakal memberi dampak pergerakan nilai tukar rupiah lebih stabil lagi.

"Nilai tukar rupiah akan berpotensi stabil dan menguat. Karena dolar nggak akan menguat," ujarnya.

(kil/ara)