Masih Ada Ruang Penguatan Rupiah

Deputi Gubernur BI:

Masih Ada Ruang Penguatan Rupiah

- detikFinance
Rabu, 08 Feb 2006 14:46 WIB
Jakarta - Rupiah telah menguat hingga menembus level tertingginya dalam setahun terakhir. Namun menurut Deputi Gubernur BI Aslim Tadjudin, masih ada ruang bagi penguatan rupiah lebih lanjut. "Biarlah rupiah itu ditentukan oleh mekanisme pasar sesuai dengan suplai dan demand di pasar. Tapi ruang untuk menguat ya masih ada," ujar Aslim di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (8/2/2006).Aslim menjelaskan, kurs rupiah merupakan suatu refleksi dari apa yang sebenarnya terjadi pada sisi fundamental suatu negara. Kurs juga menggmbarkan tingkat pertumbuhan ekonomi, inflasi dan deflasi negara tersebut. Sementara suku bunga ditentukan oleh faktor domestik yakni inflasi dan kurs. Artinya, kurs yang menguat akan membuka ruang untuk turunnya tingkat suku bunga perbankan. "Kurs yang menguat, maka ruang suku bunga turun masih ada," tambahnya.Mengenai kebijakan moneter yang akan diambil BI ke depan, Aslim menegaskan bahwa BI harus melihat kondisi ekonomi ke depan karena kebijakan yang diambil oleh BI juga akan diterapkan di kemudian hari. Namun yang pasti, untuk saat BI masih mengambil kebijakan yang cenderung ketat. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads