Peran Korporasi Besar Berdayakan UKM Lewat Financial Supply Chain

Inkana Putri - detikFinance
Senin, 01 Feb 2021 11:59 WIB
ilustrasi keuangan
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Pada era modern seperti sekarang ini, setiap pelaku usaha saling terhubung satu sama lain melalui rantai pasok (supply chain). Dalam rantai pasok biasanya terdapat Anchor (supplier), distributor dan mitra usaha, yang saling bergantung untuk menumbuhkan bisnis bersama.

Dalam koneksi supply chain tersebut, korporasi besar dapat berperan untuk memberdayakan usaha kecil menengah (UKM) agar bisa berekspansi dan berkembang bersama. Terlebih jika menggunakan layanan financial supply chain (FSC) yang ditawarkan oleh perbankan.

Melansir KPMG, FSC adalah transaksi perbankan yang terjadi antara mitra dagang yang memfasilitasi pembelian, produksi, dan penjualan barang atau jasa. UKM cenderung mengalokasikan sumber daya cukup besar untuk mengelola rantai pasokan fisik mereka, sehingga kerap mengorbankan keuangan rantai pasokan mereka.

Layanan FSC yang ditawarkan perbankan dan digunakan korporasi besar memberikan pinjaman dengan fleksibilitas. Salah satu perbankan yang menawarkan layanan ini adalah Bank Danamon.

Bank yang menjadi bagian dari MUFG, group keuangan asal Jepang ini menawarkan financial supply chain yang dapat memfasilitasi pinjaman kepada rantai pasok mereka untuk dapat tumbuh bersama.

Bantuan fasilitas ini dapat bermanfaat serta memudahkan rantai pasok yang umumnya di segmen UKM agar dapat melakukan ekspansi usaha. Dengan demikian, distributor mendapatkan fasilitas pinjaman lebih mudah dengan ketentuan yang relatif lebih ringan dibanding mengajukan pinjaman sendiri.

Selain pinjaman, korporasi besar juga bisa menawarkan tabungan payroll, benefit/asuransi, atau layanan keuangan lainnya untuk operasional atau karyawan supplier, vendor, dan distributor dengan rate yang lebih menarik.

Dalam kondisi masa ini, layanan digital menjadi nilai tambah yang sangat penting dalam memberi kemudahan operasional bagi nasabah dan jaringan rantai pasoknya. Layanan FSC Danamon dilengkapi dengan layanan digital untuk mendukung kebutuhan pelaku usaha dalam melakukan transaksi dan pengelolaan keuangan, sehingga mempercepat dan mempermudah proses bisnis yang dijalankan guna mencapai pertumbuhan.

"Melalui layanan FSC Danamon, pelaku usaha mendapat manfaat melalui pembiayaan distributor, efisiensi dalam proses rekonsiliasi, dan administrasi penyelesaian transaksi (collection dan pembayaran)," kata Andrew Suhandinata, Transaction Banking Head Danamon Indonesia dalam keterangan tertulis, Senin (1/2/2021).

"Seiring dengan kondisi saat ini, proses digitalisasi menjadi sangat penting dimana layanan FSC Danamon sudah menggunakan platform digital dalam memfasilitasi kebutuhan nasabah. Dengan layanan FSC Danamon, Distributor juga dapat memanfaatkan persyaratan fasilitas pinjaman yang lebih akomodatif," imbuhnya.

(ncm/hns)