Laba BTN Naik 671% Jadi Rp 1,6 Triliun di 2020

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 02 Feb 2021 12:51 WIB
Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo (tengah) bersama Plt Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP Napitupulu (kanan) dan Komisaris Utama Bank BTN Chandra Hamzah (kiri) kompak mengepalkan tangan usai melakukan seremoni pembukaan Rapat Kerja Bisnis Bank BTN tahun 2021 di Jakarta, Kamis (28/1/2021). Rapat Kerja Bisnis Bank BTN tersebut mengusung tema Transform to Achieve Sustainable Growth membahas tentang strategi dan rencana bisnis perusahaan tahun 2021 serta road map perseroan untuk menjadi The Best Mortgage Bank in South East Asia pada tahun 2025. Perseroan saat ini tengah berfokus untuk menyiapkan sejumlah aksi korporasi pada tahun 2021 guna mempercepat proses untuk menjadi The Best Mortgage Bank tersebut.
Foto: dok. Bank BTN
Jakarta -

Laba PT BTN (Persero) Tbk naik 671,6% menjadi Rp 1,615 triliun di 2020 dari Rp 209 miliar pada 2019. Hal itu disampaikan oleh Plt Dirut PT BTN Nixon L.P. Napitupulu.

"Laba bersih kami tumbuh memang sangat tinggi sekali sampai 671%, memang didorong oleh karena lebih karena tahun 2019 kita lakukan banyak downgrade, bersih-bersih, sekarang sudah mulai pelan-pelan kita perbaiki sehingga laba kami ke Rp 1,6 triliun," kata dia dalam RDP dengan Komisi XI DPR RI, Selasa (2/2/2021).

BTN juga mencatatkan aset perusahaan naik 16,2% di 2020, dari Rp 311,77 triliun menjadi Rp 362,23 triliun, kredit dan pembiayaan tumbuh 1,7% dari Rp 255,825 triliun menjadi Rp 260,121 triliun.

Kemudian dana pihak ketiga (DPK) yang ada di BTN tercatat Rp 279,135 triliun di 2020 atau naik 23,8% dari Rp 225,401 triliun di 2019.

Pihaknya juga mencatatkan non performing loan (NPL) gross BTN turun 0,5% dari 4,78% menjadi 4,24% di 2020, dan NPL net turun 0,9% dari 2,96% menjadi 2,05%.



Simak Video "Eks Dirut BTN Maryono Didakwa Rugikan Negara Rp 279,6 M"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/dna)