Segini Realisasi Penyaluran Kredit PEN di BRI dan BTN

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 02 Feb 2021 13:44 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Pemerintah pada tahun lalu menitipkan dana kepada himpunan bank-bank milik negara (Himbara). Dana tersebut kemudian disalurkan dalam bentuk kredit pemulihan ekonomi nasional (PEN) kepada debitur.

Direktur Utama (Dirut) PT BRI (Persero) Tbk Sunarso memaparkan pihaknya telah menyalurkan kredit PEN dengan total Rp 45 triliun yang dilakukan dalam 2 tahap.

"BRI tahap pertama itu menerima Rp 10 triliun deposito, itu jangka waktunya 3 bulan. Kemudian komitmen kami adalah ditempatkan deposito pemerintah Rp 10 triliun dalam waktu 3 bulan kami harus menyalurkan kredit tiga kali lipat, Rp 30 triliun," katanya dalam RDP dengan Komisi XI DPR RI, Selasa (2/2/2021).

"Dan tiga kali penempatan dana itu sudah kami berikan dalam bentuk kredit Rp 30 triliun pertama, itu rentang waktu pemberian kredit adalah dana deposito kita terima 25 Juni, 25 September 2020 kami sudah menyalurkan Rp 30 triliun," sambungnya.

Selanjutnya, tahap kedua pemerintah menitipkan lagi dana ke BRI Rp 5 triliun, dan disalurkan dalam bentuk kredit oleh BRI menjadi Rp 15 triliun alias 3 kali lipatnya.

"Dana yang Rp 15 triliun itu sudah berakhir masa lakunya itu di tanggal 13 Januari," sebutnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt Dirut PT BTN Nixon Napitupulu juga memaparkan realisasiin penyaluran kredit PEN oleh BTN senilai Rp 33,93 triliun.

"Realisasi PEN kalau kita lihat rinciannya 108.000 debitur di mana 85% ditujukan buat sektor perumahan. Jadi nggak jauh-jauh dari perumahan, di mana selama ini kita mempertahankan suku bunga kalau di masa normal 9,82% maka paket PEN ini bunga yang kita bebankan turun hampir 1% menjadi hanya 8,32%," tambahnya.



Simak Video "Pemerintah Realisasikan 36,6% Anggaran Program Pemulihan Ekonomi "
[Gambas:Video 20detik]
(toy/dna)