Rupiah Kembali Berlari
Kamis, 09 Feb 2006 17:21 WIB
Jakarta - Setelah sempat terjerembab ke level 9.255 per dolar AS, nilai tukar rupiah kembali berlari meski tidak sekencang awal pekan ini.Pada penutupan perdagangan Kamis (9/2/2006), rupiah ditutup pada level 9.230 per dolar AS. Rupiah pada awal perdagangan sempat tumbang di level 9.280/9.290 per dolar AS. Namun menurut dealer rupiah terus berlari setelah para eksportir melepas dolarnya ke pasar. Rupiah diprediksi akan terus bergerak menguat karena investor melepas dolar untuk berburu lelang surat utang negara (SUN).Menko Perekonomian Boediono mengatakan, pergerakan rupiah ditentukan oleh mekanisme pasar. Tugas pemerintah hanya mengamankan sendi-sendi fundamental perekonomian Indonesia agar tetap aman. "APBN-nya aman, jumlah uang yang beredar aman dan sektor riil berjalan. Kita kan ingin menggerakkan sektor riil," kata Boediono di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta.Dalam jangka panjang, pemerintah berharap penanaman modal pemerintah di sekor riil dapat terjadi melalui pembukaan pabrik baru atau yang lainnya. Ia juga mengaku tidak tahu soal 'uang panas' yang dilontarkan oleh sejumlah kalangan sebagai penyebab penguatan rupiah. "Hot money itu apa?," canda Boediono.
(qom/)











































