Rupiah Kembali Terkapar
Kamis, 16 Feb 2006 17:25 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah kembali ditutup merosot dibandingkan posisi sebelumnya. Pelaku pasar kehilangan semangat karena tidak adanya berita segar di pasar.Pada penutupan perdagangan Kamis (16/2/2006), rupiah stagnan di level 9.222 per dolar AS. Sementara pada perdagangan kemarin, rupiah di level 9.200 per dolar AS. Rupiah sejak awal perdagangan terus melemah menyusul menguatnya dolar AS setelah Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke memberikan pidato pertamanya di depan Kongres AS.Dolar AS sendiri langsung menguat terhadap sejumlah mata uang dunia setelah pidato tersebut. Tercatat euro melemah ke 1,1889 dolar dibandingkan sebelumnya di 1,1914 dolar. Sementara dolar juga menguat terhadap yen di posisi 117,83, dibandingkan sebelumnya di 117,39.Bank-bank BUMN dikabarkan cukup aktif membeli dolar di pasar. Para pialang menduga, pembelian dolar itu dimaksudkan untuk mencegah penguatan rupiah secara drastis.
(qom/)











































