Presiden SBY Awasi Langsung 2 Direktur Depkeu
Senin, 20 Feb 2006 14:08 WIB
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani melantik Yoopi Abimanyu sebagai Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Badan Layanan Umum dan Agus Suprijanto sebagai Direktur Pengelolaan Pinjaman dan Hibah Luar Negeri.Mengingat pentingnya jabatan dua direktorat ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengawasi secara langsung kinerjanya. Tentu saja, Sri Mulyani juga ikutan mengawasinya."Ini semuanya adalah jabatan yang selama ini menjadi sorotan publik karena banyak sekali yang tentu saja mengkritisi yang memperhatikan bahkan pada hari ini dikatakan kepada dua pejabat baru terutama kepada pak Agus dan Pak Yoopy, presiden sendiri akan melihat performans dari dua direktur ini, karena ini berhubungan dengan pos-pos yang cukup strategis," ujar Sri Mulyani saat memberikan sambutan.Kedua pejabat itu dilantik di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (20/2/2006).Selain mengangkat dua direktur, Sri Mulyani juga mengangkat Hadiyanto sebagai Anggota Panitia Urusan Piutang Negara Pusat menggantikan Maurin Sitorus.Sri Mulyani menambahkan dua direktorat ini merupakan salah satu jendela atau etalase penting dari Depkeu.Utang luar negeri juga menjadi perhatian. Utang luar negeri yang terutama berasal dari jalur bilateral dan multilateral selama ini selalu disoroti dengan berbagai 'konflik perasaan'. Di satu sisi utang masih dibutuhkannya sebagai salah satu instrumen untuk mendanai efisit anggaran secara umum maupun di dalam menjalankan agenda-agenda pembangunan.Di sisi lain, praktek-praktek yang lama yang selama ini disorot oleh berbagai pihak, sebagai salah satu lack of governance atau kurangnya kesetaraan antara posisi Indonesia dengan para kreditor."Atau dalam hal ini juga bahkan kurang pemahaman dari banyak pihak yang sekarang ikut di dalam proses kebijakan bahkan di dalam proses untuk memberikan keputusan di dalam peminjaman utang menjadi tantangan yang tidak mudah untuk diemban," ujar Sri Mulyani.Sementara itu di bidang pengelolaan PNBP Sri Mulyani menegaskan perlu untuk melakukan suatu pembenahan. Pertama dari sisi sistem informasi dan administrasi ini adalah suatu tugas besar di dalam pos anggaran.Depkeu menurut Sri Mulyani masih jauh untuk sampai kepada titik menjadi lembaga seperti yang dituliskan di dalam road map Depkeu, yaitu sebuah lembaga yang disegani, yang dihormati, dan dipercaya.Oleh karena itu, Sri Mulyani meminta bekerja untuk mencapai apa yang sudah digariskan sebagai visi Depkeu yaitu membuat Depkeu menjadi departemen yang first class sebanding dengan lembaga lain di dunia.
(qom/)











































