BNI-Bank Mandiri 'Dirawat' BI

BNI-Bank Mandiri 'Dirawat' BI

- detikFinance
Senin, 20 Feb 2006 15:57 WIB
Jakarta - Dua bank pelat merah papan atas BNI dan Bank Mandiri ternyata kini tengah menjalani 'perawatan' di Bank Indonesia (BI). Kedua bank ini terpaksa masuk pengawasan intensif BI karena NPL-nya (kredit bermasalah) di atas 5 persen. "Itu pengawasan intensif yang dilakukan untuk umum yaitu bagi bank-bak yang punya NPL di atas 5 persen yang diawasi secara intensif untuk penyelesaian NPL-nya," ujar Deputi Gubernur BI Siti Fadjrijah di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/2/2006).Terhadap bank-bank yang masuk pengawasan intensif, BI telah memiliki standar 'penyembuhan'. Pertama, bank-bank itu harus membuat action plan. "Kemudian apa yang akan dilakukan, lalu kita menilai langkah-langkah tersebut apakah cocok atau tidak, apakah feasible atau tidak. Kita juga akan melihat target mereka apakah logic atau tidak," ujar Fadjrijah.Kedua bank itu, imbuh Fadjrijah, sudah menyampaikan action plan-nya dan kini sedang dipelajari oleh BI. Bank Mandiri selama semester I tahun 2005 membukukan NPL hingga 24,6 persen. Sementara 'saudaranya' yakni BNI membukukan NPL sebesar 12,98 persen.Fadjrijah mengakui kontribusi NPL kedua bank itu cukup besar mempengaruhi total NPL perbankan Indonesia. Total NPL perbankan bila tidak termasuk Bank Mandiri dan BNI tercatat masih di bawah 5 persen. Tapi bila ditambah dengan dua bank itu menjadi 8,5 persen. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads