Kok Bisa Sih Investasi Bodong Tumbuh Menjamur di Indonesia?

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 26 Feb 2021 16:25 WIB
Investasi Bodong
Foto: Tim Infografis: Nadia Permatasari
Jakarta -

Investasi bodong seakan tiada habisnya hadir di antara masyarakat. Sebab, banyak yang sudah diberantas lalu muncul lagi dengan wajah baru. Herannya, masih ada saja yang kepincut dengan investasi ilegal tersebut.

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam L Tobing mengungkapkan empat hal yang menyebabkan investasi bodong tumbuh subur dan tak hentinya memakan korban. Pertama adalah masih rendahnya tingkat literasi masyarakat.

"Masyarakat kita perlu kita didik, edukasi untuk mengenal produk-produk keuangan, produk-produk investasi secara baik sehingga mereka bisa mengetahui mana yang bisa diikuti, mana penipuan, mana yang benar," kata dia dalam diskusi virtual, Jumat (26/2/2021).

Lalu yang kedua, masyarakat sangat mudah tergiur dengan tawaran keuntungan besar tanpa harus repot-repot berusaha.

"Kemudian yang ketiga adalah memang ada kesulitan ekonomi di beberapa masyarakat kita," sebutnya.

Bahkan, mereka yang kesulitan ekonomi tak ragu meminjam uang untuk menjajal investasi yang sebenarnya ilegal. Niat hati mendapatkan keuntungan, yang ada malah apes karena tahunya kena tipu.

"Nah, sudah nggak punya uang minjam lagi dan akhirnya ketipu. Nah, ini sangat-sangat parah," jelas Tongam.

Kemudian faktor keempat mengapa banyak yang terjebak dengan investasi bodong lantaran melihat testimoni anggota yang sudah bergabung lebih dulu. Testimoninya tentu saja menggiurkan demi menjerat anggota baru. Sebab, mereka bisa untung kalau ada member baru.

"Jadi mudah terpengaruh terhadap testimoni yang justru itu semu sebenarnya. Orang-orang yang testimoni itu adalah yang menginginkan orang lain untuk terjebak juga sebenarnya kalau bisa kita katakan," tambahnya.

(toy/eds)