2 Reksa Dana Indeks Bakal Efektif Semester I-2006

2 Reksa Dana Indeks Bakal Efektif Semester I-2006

- detikFinance
Senin, 27 Feb 2006 14:45 WIB
Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) akan mengeluarkan pernyataan efektif bagi dua reksa dana indeks pada semester pertama 2006. Pernyataan efektif itu akan diberikan untuk Mandiri Manajemen Investasi dan PT Danareksa."Reksa dana indeks itu akan menjadi yang pertama di Indonesia," kata Kepala Biro Pengelolaan Investasi dan Riset Bapepam Freddy Saragih usai peluncuran reksa dana terproteksi PT Schroder Investment Management Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (27/2/2006).Freddy mengatakan, PT Danareksa akan menggunakan indeks Jakarta Islamic Indeks (JII) untuk reksa dana syariah. Sedangkan, Mandiri Manajemen Investasi akan menggunakan indeks 45 saham terlikuid (LQ 45) karena portofolionya terdiri atas 45 saham unggulan. Saat ini Bapepam sedang memproses pengajuan ijin kedua manajer investasi tersebut yang sampai di Bapepam minggu lalu. "Kami juga akan mengadakan simulasi untuk mengukur tracking error," kata Freddy.Freddy membuka kesempatan bagi reksa dana indeks lain untuk membuat perhitungan indeks sendiri, tidakterpaku pada LQ45, JII, atau IHSG. Namun, sampai saat ini reksa dana indeks belum dimungkinkan untuk mengacu pada indeks di luar negeri karena belum adanya peraturan. "Karena ketentuan mengatur, maksimal dana kelolaan yang diinvestasikan di luar negeri hanya 15 persen," ujarnya.Sementara itu, Direktur Schroder Investment Management Indonesia Michael Tjoajadi mengaku belum berencana untuk menerbitkan reksa dana indeks. Ia menilai bursa di Indonesia masih belum efisien sehingga belum kondusif untuk menerbitkan reksadana indeks. "Penyebaran informasi di bursa Indonesia belum merata sehingga tidak efisien. Berbeda dengan luar negeri, dimana pasarnya sudah maturity dan efisien, " kata Michael. Selain itu, kata dia, return yang diperoleh dari reksa dana saham masih lebih menguntungkan dari pada indeks. Michael mencontohkan reksa dana saham yang dimilikinya, Prestasi Plus. Dalam lima tahun, reksa dana itu sudah memberi return 480 poin. Sementara selama lima tahun, indeks baru bergerak naik kurang dari 200 poin. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads