Rupiah Hanya Bergerak Tipis
Selasa, 28 Feb 2006 09:56 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah kembali berpeluang menguat setelah yen Jepang kembali menciptakan rekor terkuatnya. Namun jika rupiah kembali mencapai titik terkuatnya, aksi profit taking akan kembali menyerbu sehingga membuat pergerakan rupiah cukup terbatas.Pada awal perdagangan Selasa (28/2/2006), rupiah dibuka stabil pada level 9.225/9.230 per dolar AS, dan terus bergerak menguat di 9.222 per dolar AS. Namun tipisnya transaksi membuat posisi rupiah cukup rentan. Sementara pada perdagangan kemarin, rupiah menguat cukup tajam pada level 9.235 per dolar AS mengikuti penguatan IHSG. Investor diperkirakan menukarkan dolarnya untuk dibelanjakan saham. Yen Jepang sendiri kembali mengukir rekor penguatan dalam sebulan terhadap dolar AS dan enam pekan terhadap euro. Penguatan yen terjadi setelah adanya sinyal Bank Sentral Jepang akan segera mengakhiri kebijakan ekstra longgarnya.Bank Sentral Jepang diprediksi akan mulai meninggalkan tingkat suku bunga nol persen, sebagai bagian kebijakan ekstra longgar itu.Dolar AS sempat melemah hingga 115,68 yen, sebelum ditutup hingga 116,61 yen. Euro juga melemah di 137,61 yen, dibandingkan sebelumnya di 138,78.
(qom/)











































