PHK Cihuy Ala BNI

PHK Cihuy Ala BNI

- detikFinance
Selasa, 28 Feb 2006 10:17 WIB
Jakarta - Sejak awal Februari lalu, bank pelat merah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mulai melakukan regenerasi pekerjanya. Pengurangan karyawan melalui pensiun dini dalam program pilihan sukarela (PPS).Karyawan BNI sangat antusias terhadap program ini, karena perusahaan menawarkan kompensasi yang lumayan di atas 35 kali gaji. Cihuy!"Sampai saat ini sudah 1.000 yang mendaftar PPS, tapi yang diterima kemungkinan hanya 500 orang," kata Intan Abdams, Corporate Secretary BNI kepada detikcom, Selasa (28/2/2006).Pengurangan karyawan ini, menurut Intan, semata-mata untuk melakukan regenerasi dan mengkomodasi keinginan pekerja yang ingin pensiun lebih cepat.BNI tidak memasang kuota berapa jumlah karyawan yang akan terkena pemutusan hubungan kerja secara sukarela ini. Perseroan menganggarkan biaya lebih dari Rp 100 miliar untuk pensiun dini ini. "Kalau dananya sudah habis ya tidak dilanjutkan lagi," kata Intan.Saat ini BNI memiliki 19.000 karyawan yang jika ditambah karyawan kontrak mencapai 24 ribu pekerja. Karyawan yang bisa mengikuti program ini minimal memiliki masa kerja 3 tahun. "Penawaran ini win-win solution dengan kompensasi lumayan, di atas 35 kali gaji tapi masih di bawah 50 kali," ujar Intan.Selain BNI, sejumlah bank papan atas juga telah melakukan pengurangan karyawan, seperti Bank Lippo, Bank Danamon, Bank Internasional Indonesia. Kabarnya, sejumlah bank lain juga akan mengikuti program serupa demi efisiensi biaya. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads