Pemerintah Mau Lelang Surat Utang Pekan Depan, Bidik 45 T

Tim detikcom - detikFinance
Jumat, 12 Mar 2021 13:07 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Pemerintah akan kembali melelang Surat Utang Negara (SUN) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2021. Lelang SUN akan dilakukan pada Selasa 16 Maret 2021 pekan depan.

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, pemerintah akan menawarkan tujuh seri yang terdiri dari SPN03210616 (new issuance), SPN12220203 (reopening), FR0086 (reopening), FR0087 (reopening), FR0088 (new issuance), FR0083 (reopening), dan FR0089 (new issuance).

Tingkat kupon dari SUN tersebut yakni SPN03210616 (Diskonto) dengan masa jatuh tempo 16 Juni 2021, SPN12220303 (Diskonto) hingga 3 Maret 2022, FR0086 (5,5%) jatuh tempo 15 April 2026, FR0087 (6,5%) jatuh tempo 15 Februari 2031, FR0088 (6,25%) jatuh tempo 15 Juni 2036, FR0083 (7,5%) jatuh tempo 15 April 2040, dan FR0089 (6,875%) yang jatuh tempo pada 15 Agustus 2051.

Lelang dibuka pada Selasa, 16 Maret 2021, pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 11.00 WIB. Dari lelang SUN pekan depan ini, target indikatif yang ditetapkan pemerintah ialah sebesar Rp 30 triliun dan target maksimal hingga senilai Rp 45 triliun. Setelmen akan dilaksanakan pada 18 Maret 2021 atau 2 hari kerja setelah tanggal pelaksanaan lelang (T+2).

Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price). Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan.

Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang. Pemerintah memiliki hak untuk menjual ketujuh seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp 1 juta.

Simak juga 'Siap-siap Kemenkeu Lelang SUN':

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)