Punya Duit Rp 100 Juta, Ini Hitungan Cuan Surat Utang Negara vs Deposito

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 15 Mar 2021 18:00 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Besok pemerintah akan kembali melelang Surat Utang Negara (SUN). Ada tujuh seri yang ditawarkan terdiri dari SPN03210616 (new issuance), SPN12220203 (reopening), FR0086 (reopening), FR0087 (reopening), FR0088 (new issuance), FR0083 (reopening), dan FR0089 (new issuance).

SUN sendiri memiliki karakteristik keuntungan tersendiri. Lalu untung mana dengan deposito?

Tingkat kupon dari SUN tersebut yakni SPN03210616 (Diskonto) dengan masa jatuh tempo 16 Juni 2021, SPN12220303 (Diskonto) hingga 3 Maret 2022, FR0086 (5,5%) jatuh tempo 15 April 2026, FR0087 (6,5%) jatuh tempo 15 Februari 2031, FR0088 (6,25%) jatuh tempo 15 Juni 2036, FR0083 (7,5%) jatuh tempo 15 April 2040, dan FR0089 (6,875%) yang jatuh tempo pada 15 Agustus 2051.

Ambil contoh untuk seri FR0083 yang merupakan SUN fixed rate. Minimal pembelian sebesar Rp 100 juta dengan kelipatan Rp 100 juta.

Misal Anda membeli sebanyak Rp 100 juta lalu dikalikan bunga 7,5%, anda akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 7,5 juta per tahun. Pembayaran kupon dilakukan setiap 6 bulan. Jika dihitung maka setiap semester Anda akan mendapatkan keuntungan Rp 3,75 juta.

Lalu keuntungan itu dipotong PPh 15% maka keuntungan yang dikantongi setiap 6 bulan sebesar Rp 3.187.500. Tentu ada biaya lainnya seperti biaya transaksi di pasar sekunder sebesar Rp 25 ribu. SUN seri FR0083 ini memiliki jatuh tempo hingga 15 April 2040. Artinya masih ada sekitar 19 tahun lagi.

Nah jika dibandingkan dengan deposito, SUN memilih keuntungan dari sisi pajak yang lebih rendah. Pajak deposito mencapai 20%. Lalu pembayaran bunga di akhir periode jatuh tempo dan ada denda jika menarik dana deposito sebelum jatuh tempo.

Bunga deposito sendiri beragam tergantung dari masing-masing bank. Kisarannya 2%-6%. Ambil contoh dengan bunga 5% dengan jumlah setoran Rp 100 juta. Keuntungan kotor per tahun Rp 100 juta x 5% = Rp 5 juta.

Lalu jika dibagi per bulannya keuntungannya menjadi Rp 416.666. Kemudian keuntungan itu dikurangi pajak 20% sebesar Rp 83.333 maka hasil keuntungan bersih per bulannya Rp 416.666 - Rp 83.333 = Rp 333.333.

Nah jika SUN FR0083 memiliki keuntungan Rp 3.187.500 setelah dikurangi pajak, maka keuntungan deposito dengan bunga 5% dalam 6 bulan hanya Rp 1.999.998.

(das/zlf)