Rupiah Dekati Level 9.100/US$
Rabu, 01 Mar 2006 09:46 WIB
Jakarta - Setelah sempat jatuh bangun, rupiah secara pelan tapi pasti kembali menuju level terbaiknya. Aliran modal pun kembali masuk ke Indonesia seiring masih tingginya tingkat imbal hasil.Sementara tidak kondusifnya situasi politik di Thailand dan Filipina membawa dampak yang positif bagi rupiah. Aliran modal investor asing pun mengalir deras ke Indonesia. Pada awal perdagangan Rabu (1/3/2006), rupiah dibuka langsung melesat ke 9.160/9.170 per dolar AS. Namun level baru yang kembali tertembus ini membuat rupiah sangat menggiurkan untuk kena profit taking.Sementara pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tajam hingga menembus kembali level di bawah 9.200 per dolar AS yakni 9.195 per dolar AS.Pelaku pasar akan menantikan pengumuman inflasi bulan Februari oleh BPS pada pukul 14.00 WIB nanti. Namun sejumlah analisa menyatakan inflasi masih tetap tinggi. Hal itu membawa ekspektasi suku bunga belum akan turun secara signifikan guna mengimbangi tingginya inflasi.Tingginya suku bunga itu pun akan kembali dimanfaatkan oleh pelaku pasar untuk berburu surat berharga. Termasuk juga lelang Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang akan digelar hari ini.
(qom/)











































