10 BPR Syariah Baru Ramaikan Jagat Perbankan
Kamis, 02 Mar 2006 13:23 WIB
Jakarta - Sebanyak 10 Bank Perkreditan Syariah (BPR) syariah baru akan siap meramaikan dunia perbankan mulai triwulan I-2006 ini.Dari jumlah 10 BPR syariah tersebut, 8 diantaranya merupakan BPR syariah baru dan sisanya konversi dari BPR konvensional. Tambahan 10 BPR syariah itu membuat jumlah BPR syariah secara keseluruhan menjadi 102 bank."Saya tidak terlalu memproyeksikannya, tapi ada tambahan 10-an BPR syariah di 2006," kata Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia (BI) Harisman, disela acara diskusi penjaminan simpanan nasabah syariah di Hotel Borobudur, kawasan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (2//3/2006).Calon BPR syariah tersebut, menurut Harisman, sudah mengajukan proposalnya kepada BI. Saat ini BI masih menunggu beberapa kelengkapan dokumen dari calon-calon BPR syariah tersebut.Pengajuan calon-calon BPR syariah ini, tidak hanya datang dari Pulau Jawa seperti Yogjakarta dan Jawa Barat, tapi juga dari luar Pulau Jawa.Dana Pihak KetigaHarisman juga menjelaskan, berdasarkan data BI, pada Agustus hingga Oktober 2005, terjadi pengalihan dana dari perbankan syariah ke perbankan konvensional senilai Rp 1 triliun.Pemindahan dana ini terjadi, karena tingginya bunga yang ditawarkan oleh bank konvensional pascakenaikan harga BBM Oktober tahun lalu.Namun, pada bulan November dan Desember 2005, perbankan syariah kembali mendapat tambahan dana pihak ketiga Rp 2,2 triliun. Mengalirnya kembali dana ini karena gencarnya promosi seperti yang dilakukan Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah (PKES) kepada masayrakat."PKES melakukan sosialisasi dengan brosur sebanyak 300 ribu yang dibagikan kepada calon-calon jemaah haji," kata Harisman.Menurutnya, penambahan DPK sebesar Rp 2,2 triliun bukan berasal dari nasabah lama yang mengalihkan dananya tapi betul-betul dari nasabah baru.
(ir/)











































