Waduh! BP Jamsostek Punya Aturan Paksa Pegawainya Pensiun 36 Tahun

Vadhia Lidyana - detikFinance
Rabu, 31 Mar 2021 06:30 WIB
Komisi IX DPR gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dirut BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan mencatat hasil investasi dana kelolaan mereka tembus Rp 33,41 T.
Foto: Rengga Sencaya
Jakarta -

BP Jamsostek dilaporkan memiliki aturan internal yang memaksa pegawainya pensiun di usia 36 tahun. Aturan itu diberlakukan kepada pegawai lulusan D3, juga S1 yang melamar pada posisi yang diperuntukkan bagi lulusan D3.

Hal itu dibeberkan oleh Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay dari fraksi PAN dalam rapat dengan jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru BP Jamsostek.

Ia mengatakan, meski belum ada pegawai yang diberhentikan pada usia 36 tahun, namun ketentuan itu masih ada dalam bentuk Peraturan Direktur (Perdir) BP Jamsostek. Ia pun menegaskan aturan tersebut harus dikoreksi.

"Katanya sih belum ada yang sudah dipensiunkan 36 tahun, tapi aturannya sudah ada, dan dasarnya ada Perdir itu. Kita mau koreksi itu, masa orang dipensiunkan 36 tahun? 36-40 tahun itu masa kejayaan orang," tegas Saleh Saleh dalam RDP yang disiarkan virtual, Selasa (30/3/2021).

Saleh mengaku mendapat laporan itu dari pegawai BP Jamsostek. Saleh menuturkan, Perdir tersebut mengancam para pekerja yang baru bekerja selama 10-12 tahun.

"Nabi-nabi diangkat itu usia 40 tahun. Coba tanya sejarah dimana-mana. Soekarno memimpin bangsa ini di usia 40 tahun. Baca sejarah dong, masa 36 tahun dipaksa pensiun? Ini apa-apaan ini. Orang kalau terlambat daftar kadang-kadang cuma menjabat 10-12 tahun sudah dipensiunkan. Baru saja dia lagi menikmati bekerja, baru dia mengerti bagaimana mengembangkan dirinya di situ, eh sudah diberhentikan. Tolonglah ini," urainya.

Simak juga video 'Blak-blakan: BP Jamsostek Kejar Target 10 Juta Rekening':

[Gambas:Video 20detik]



Apa kata BP Jamsostek soal aturan ini? klik halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3