Global Bond RI Kelebihan Permintaan Hingga 4X Lipat

Global Bond RI Kelebihan Permintaan Hingga 4X Lipat

- detikFinance
Jumat, 03 Mar 2006 10:37 WIB
Jakarta - Obligasi internasional atau global bond yang akan diterbitkan pemerintah Indonesia mendapat respons yang sangat baik dari investor. Bahkan obligasi yang sedianya hanya diterbitkan sekitar US$ 2 miliar mengalami kelebihan permintaan atau oversubsribe hingga empat kali lipat. "Nanti siang akan kita umumkan, sekarang masih di-fixing. Yang pasti oversubsribe empat kali," ungkap Menkeu Sri Mulyani di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (3/3/2006).Sementara Dirjen Perbendaharaan Depkeu Mulia P. Nasution mengatakan bahwa suksesnya kembali penerbitan obligasi internasional itu diharapkan tak hanya menutup defisit tapi juga menjadi benchmark. "Dan tentunya akan menurunkan biaya pinjaman dari swasta di samping juga memperkuat cadangan devisa," ujar Mulia. Mulia menambahkan, respons yang sangat baik tersebut mencerminkan kepercayaan dunia internasional atas kemajuan dan kejelasan program-program pembangunan pemerintah. Namun mengenai berapa persisnya berapa global bond yang akan diterbitkan mengingat membludaknya permintaan, Mulia hanya menegaskan bahwa pemerintah akan tetap mengacu pada APBN yakni sekitar US$ 2 miliar. Diganjar Peringkat 'BB-'Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings memberi peringkat 'BB-' untuk global bond tersebut. Dalam siaran pers yang diterima Detikcom, Fitch menjelaskan bahwa peringkat 'BB-' itu diberikan untuk 2 seri global bond yakni sebesar US$ 1 miliar yang jatuh tempo 2017 dan US$ 1 miliar yang jatuh tempo 2035. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads