Global Bond RI Beri Imbal Hasil 7% dan 7,373%

Global Bond RI Beri Imbal Hasil 7% dan 7,373%

- detikFinance
Jumat, 03 Mar 2006 11:29 WIB
Jakarta - Dua seri obligasi internasional atau global bond yang diterbitkan pemerintah Indonesia memberi tingkat bagi hasil atau yield yang berbeda-beda. Untuk imbal hasil INDO 17 senilai US$ 1 miliar yang jatuh tempo 9 Maret 2017 sebesar 7,00 persen, dan INDO 35 (reopening) sebesar US$ 1 miliar yang jatuh tempo 12 Oktober 2035 sebesar 7,373 persen. Demikian siaran pers dari Depkeu yang diterima detikcom, Jumat (3/3/2006).Kedua obligasi itu diterbitkan dengan issue format 144A/Reg S dan dicatatkan di Bursa Efek Singapura. Tanggal penyelesaian transaksi 9 Maret 2006 dengan pembayaran kupon adalah 6,875 persen untuk INDO 17 dan 8,5 persen untuk INDO 35. Distribusi obligasi negara tersebut untuk INDO 17 adalah 30 persen di Asia, 21 persen di Eropa dan 49 persen di AS. Sedangkan untuk INDO 35, 33 persen di Asia, 35 persen di Eropa dan 31 persen di AS. Bertindak sebagai joint book runners adalah Barclays Caputal, JP Morgan dan UBS. Trustee dan agen pembayar adalah Bank of New York.Harga pada saat penerbitan INDO 17 sebesar 99,052 persen dan 113,454 persen untuk INDO 35. Spread atau selisih antara yield INDO 17 dengan US treasury yield 10 tahun 235,1 basis poin. Angka itu berarti lebih rendah 94 basis poin dibanding spread yield INDO 16 dengan US treasury 10 tahun pada saat diterbitkan 12 Oktober 2005 lalu. Spread INDO 35 dengan US treasury 10 tahun adalah 263,8 basis poin atau lebih rendah 142 basis poin dibandingkan spread INDO 35 dengan US treasury 30 tahun saat diterbitkan 12 Otober 2005 lalu.Nominal penawaran untuk kedua seri obligasi itu adalah US 7,6 miliar yang terdiri dari US$ 3,9 miliar untuk INDO 17 dengan 232 investor dan reopening INDO 35 sebesar US$ 3,7 miliar dengan jumlah investor 189 investor. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads