Ramai Bank Digital Bermunculan, Apa Bedanya dengan yang Biasa?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 08 Apr 2021 14:43 WIB
MENIMBANG PENDIRIAN BANK DIGITAL DI INDONESIA
Ilustrasi/Foto: detik
Jakarta -

Bank digital saat ini mulai bermunculan di industri perbankan nasional. Mulai dari Bank Digital BCA, Bank Neo Commerce, sampai Bank Jago.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana mengungkapkan bank digital ini tidak memiliki kantor yang banyak. Berbeda dengan bank konvensional pada umumnya.

Kemudian bank digital juga melakukan analisa kredit menggunakan teknologi. Jadi tak ada lagi analisa kredit secara biasa yang menggunakan banyak kertas dan transaksi fisik seperti tanda tangan di atas kertas.

Heru mengatakan OJK akan menerbitkan aturan terkait bank digital ini pada semester I.

Direktur Utama Bank Jago Kharim Indra Gupta Siregar mengungkapkan bank digital ini hadir untuk membidik milenial. Apalagi saat ini milenial memiliki gaya hidup yang serba digital, misalnya belanja, persiapan perjalanan, sampai kesehatan menggunakan aplikasi.

Menurut Kharim dengan bank digital, masyarakat tak perlu lagi datang ke bank karena layanan sudah ada di dalam genggaman.

"(Bank digital) punya keunggulan, waktu lebih cepat dan memberikan solusi finansial di segmen menengah," tambah dia.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2