53 Ahli Waris Kru KRI Nanggala-402 Dapat Santunan Asabri

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 27 Apr 2021 11:05 WIB
Sejumlah pejabat menaburkan bunga dan melemparkan karangan bunga saat kegiatan Doa dan Tabur Bunga untuk KRI Nanggala 402 di perairan utara Bali, Buleleng, Bali, Senin (26/4/2021). Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendoakan dan memberikan penghormatan bagi seluruh awak KRI Nanggala 402 yang gugur setelah kapal selam tersebut dipastikan tenggelam di perairan utara Bali. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/hp.
Momen Tabur Bunga Untuk KRI Nanggala 402. Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF
Jakarta -

Asabri menyiapkan manfaat Asuransi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) bagi 53 ahli waris Ksatria Samudera KRI Nanggala-402. Asabri sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengemban amanah mengelola asuransi Prajurit TNI, Anggota Polri, dan ASN Kemhan/Polri, menyatakan bahwa prajurit TNI AL yang gugur dipastikan akan mendapatkan hak-haknya.

"Kami berkewajiban untuk segera memberikan hak manfaat bagi peserta kami yang gugur dalam tugas. Peserta merupakan prioritas yang harus diutamakan untuk kami berikan manfaat yang terbaik," ujar Direktur Utama Asabri Wahyu Suparyono dalam keterangan tertulis, Selasa (27/4/2021).

Menurutnya, Asabri masih melakukan koordinasi dengan pihak TNI untuk data-data prajurit yang gugur di KRI Nanggala-402 guna penyerahan Manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

Untuk prajurit TNI AL yang gugur dalam tugas akan menerima manfaat JKK, yang akan diserahkan kepada 53 ahli waris yang terdiri atas Manfaat Santunan Risiko Kematian Khusus, Nilai Tunai Tabungan Asuransi, dan Beasiswa anak.

"Dalam musibah tenggelamnya KRI Nanggala 402 penyerahan manfaat harus dilakukan dengan segera, sehingga dapat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan ahli waris yang ditinggalkan," ujar Komisaris Utama Asabri Fary Djemi Francis.

Segenap manajemen dan keluarga besar Asabri turut belasungkawa sedalam dalamnya atas musibah yang terjadi pada KRI Nanggala-420 semoga 53 prajurit TNI AL terbaik yang gugur dalam tugasnya diterima segala amal ibadahnya dan mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta kekuatan iman.

Seperti diketahui, pada tanggal 21 April 2021 pada pukul 04.30 di perairan Utara Bali adalah awal hilangnya kontak KRI Nanggala-402 yang saat itu tengah menjalankan Latihan menembak torpedo. Pencarian telah dilakukan oleh Tim gabungan TNI dengan dibantu oleh negara sahabat dengan upaya maksimal.

Pada hari Minggu 25 April 2021 Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal (Pol) Lisyanto Sigit Prabowo dalam konferensi pers bersama KSAL Laksamana TNI Yudo Margono beserta jajaran terkait menyatakan duka atas gugurnya 53 orang prajurit TNI AL yang betugas dalam KRI Nanggala 402.

Simak video 'Jokowi Jamin Sekolahkan Anak Awak KRI Nanggala hingga S-1':

[Gambas:Video 20detik]



(ang/ang)