Jalankan Baitul Mal, BCA Syariah Raih Pertumbuhan Tahunan 30,95%

Erika Dyah - detikFinance
Kamis, 29 Apr 2021 14:03 WIB
Baznas & BCA Syariah
Foto: Erika Dyah
Jakarta -

Tak seperti perbankan konvensional, perbankan syariah memiliki kesempatan untuk dapat menjalankan fungsi intermediasi atau penghimpunan dana sosial sebagai baitul mal. Adapun fungsi ini dijalankan oleh BCA Syariah hingga berhasil meraih pertumbuhan positif setiap tahunnya.

"Penghimpunan zakat BCA Syariah sampai dengan Maret 2021 mencapai Rp 1,6 miliar. Jumlah tersebut meningkat sebesar 30,95% secara tahunan. Tren ini diharapkan terus meningkat seiring dengan peningkatan literasi masyarakat mengenai zakat dan kemudahan bertransaksi di era digital," jelas Pranata, Direktur BCA Syariah dalam bincang virtual antara BAZNAS dan BCA Syariah bertema Zakat untuk Pemberdayaan Umat, Kamis (29/4/2021).

Pranata menjelaskan pihaknya berupaya untuk meningkatkan pengumpulan zakat melalui kerja sama dengan berbagai lembaga amil zakat di Indonesia. Adapun hingga kini, BCA Syariah diketahui telah bekerja sama dengan 19 LAZ, salah satunya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

"Kita kelola, dan kita salurkan melalui kerja sama dengan Lembaga Amil Zakat, salah satunya BAZNAS. Fungsi baitul mal ini kan menyerap dana sosial dari masyarakat, yang dilakukan BCA Syariah sendiri salah satunya menyediakan rekening kepada badan amil zakat," katanya.

Selain itu, lanjut Pranata, pihaknya memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berzakat melalui kemudahan fitur-fitur pembayaran yang disediakan.

"BCA Syariah saat ini telah memiliki mobile banking BCA Syariah Mobile dan internet banking Klik BCA Syariah. Di kedua fasilitas e-banking tersebut, BCA Syariah sudah menyediakan rekening lembaga zakat di daftar transfer, agar nasabah lebih mudah untuk melakukan transfer zakat, infak, dan sedekahnya," pungkas Pranata.

Ia menambahkan adanya internet banking ini juga bertujuan mempermudah badan amil zakat untuk mengelola dana ZIS yang akan disalurkan. Tak hanya itu, tambahnya, BCA Syariah juga memberi kemudahan berzakat bagi nasabah melalui fitur autodebet zakat.

"Jadi nasabah yang ingin berbagi dari imbal hasil yang diperoleh dari simpanannya di BCA Syariah bisa otomatis didebet sebesar 2,5% dari imbal hasil (bonus maupun bagi hasil) yang diterima. Dengan fitur autodebet nasabah tidak perlu khawatir untuk lupa berzakat melalui BCA Syariah," ungkapnya.

Adapun untuk penyaluran zakatnya, kata Pranata, pihaknya memiliki amanah untuk memastikan penyaluran dana ini tepat dan sesuai dengan prinsip syariah melalui kerja sama dengan badan Amil Zakat yang terpercaya.

Terbaru, BCA Syariah menyerahkan zakat nasabah kepada BAZNAS untuk disalurkan kepada mustahik yang membutuhkan. Diketahui, bantuan zakat ini diberikan dalam bentuk zakat produktif kepada 28 mustahik di wilayah Bekasi.

Pranata mengungkap sasaran program tahun ini diberikan pada mustahik yang bekerja sebagai pedagang makanan guna mendorong para pedagang ini dapat lebih berdaya, khususnya di tengah pandemi seperti sekarang ini.

Sementara itu, Direktur Utama BAZNAS RI M. Arifin Purwakananta mengatakan upaya yang dilakukan oleh BCA Syariah sejalan dengan hal yang digalakkan oleh BAZNAS, yakni memberikan bantuan yang tak hanya meringankan masyarakat tapi juga memberdayakan.

"Kita juga sekarang mendorong zakat produktif. Mendorong mereka yang tidak mampu didorong untuk menjadi keluarga yang mampu mandiri untuk menjadi muzakki. Ada jargonnya, Mendorong mustahik jadi muzakki," tutur Arifin.

(mul/mpr)