PPA Keberatan Ikut IPO BTPN
Kamis, 09 Mar 2006 14:58 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) mengaku berat jika harus ikut melepas saham pemerintah dalam penawaran umum perdana (IPO) PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) yang akan dilakukan sekitar Mei atau Juni ini."Kita harus lihat dulu karena penilaiannya belum selesai, baru Senin depan. Apakah nanti kita bisa ikut IPO kayaknya berat ya. Nanti sajalah setelah IPO," kata Dirut PPA, Mohammad Syahrial di di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (9/3/2006).Menurut Syahrial, pihaknya baru akan mengusulkan kepada Menteri Keuangan jika hasil penilaian itu telah selesai. Pemerintah memiliki 28,39 persen saham di BTPN. Pemegang saham mayoritas BTPN yakni Admiro Corp yang merupakan perusahaan special purpose vehicle (SPV) Renaissance Capital Asia, yang kini menguasai 71,6 persen berniat menjual sahamnya ke publik.Untuk rencana IPO ini, BTPN dikabarkan telah menunjuk Credit Lyonnais Securities Asia (CLSA) sebagai penjamin emisi
(ir/)











































