Top! Bank Ini Mau Naikkan Upah Minimum Karyawan Jadi Rp 356 Ribu/Jam

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 19 Mei 2021 08:31 WIB
Melanjutkan tren positif sejak Selasa kemarin, nilai tukar rupiah menguat melawan dolar AS.
Bank of America/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Bank of America (BAC) berencana menaikkan upah minimum karyawannya menjadi US$ 25 setara Rp 356.650 (kurs Rp 14.266) per jam mulai tahun 2025. Dengan kata lain, dalam sebulan karyawan di bank ini akan memperoleh gaji sekitar Rp 57,06 juta dengan asumsi setiap karyawan kerja sebanyak 40 jam/minggu.

"(Ini tentang mempertahankan) standar hidup yang baik untuk rekan satu tim kami," ujar CEO BAC Brian Moynihan dikutip dari CNN, Rabu (19/5/2021).

Menurutnya, membayar SDM dengan upah yang lebih tinggi membuat karyawan semakin loyal terhadap perusahaan. Hal ini juga berdampak kepada karier mereka.

"Kuncinya adalah perusahaan besar seperti kami menetapkan standar. Kami pikir itu bagian dari berbagi kesuksesan kami dengan komunitas kami," tambahnya.

Ini bukan pertama kalinya Bank of America menaikkan upah minimum karyawannya. Pada 2017 bank ini sudah menaikkan upah minimum karyawan mereka menjadi US$ 15 per jam.

Kemudian dua tahun kemudian perusahaan itu kembali menaikkan upah karyawan menjadi US$ 20. Hal ini berdampak pada peningkatan SDM menjadi lebih dari 200.000 pekerja.

Langkah Bank of America ini sejalan dengan kebijakan Presiden AS Joe Biden yang menaikkan upah minimum pekerja kontrak di AS dari US$ 10,95 menjadi US$ 15 per jam.

Sebagaimana diketahui, bulan lalu Biden sudah menandatangani perintah eksekutif untuk menaikkan upah minimum untuk pekerja kontrak dan mulai berlaku pada awal 2022.

Bank of America juga akan meminta vendor dan rekanannya untuk membayar karyawan mereka setidaknya US$ 15 per jam. Ini mempengaruhi lebih dari 2.000 perusahaan vendor dan 43.000 karyawan vendor.

"Sudah 99% vendor sekarang membayar minimum US$ 15 per jam," kata Moynihan.

Sementara itu, bank lain juga menaikkan gaji meski tidak seagresif BAC. JPMorgan Chase (JPM) pada 2018 mengumumkan bahwa mereka akan meningkatkan gaji minimum karyawan dari US$ 15 menjadi US$ 18 per jam untuk 22.000 karyawan tergantung pada biaya hidup lokal mereka.

Di Washington, DC, bank itu berkomitmen untuk upah minimum US$ 18 per jam. Citigroup (C) juga sudah menaikkan upah minimum menjadi US$ 15 per jam pada 2019.

Tonton juga Video: Pemerintah Baru Terapkan Upah Minimum Sesuai UU Cipta Kerja pada 2022

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)