Cek Saldo dan Tarik Tunai di ATM LINK Jadi Kena Biaya, Ini Alasannya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 20 Mei 2021 19:45 WIB
Bank Mandiri memberikan layanan perbankan selama musim mudik dengan menempatkan dua unit ATM Link di Rest Area KM 19 dan 39 ruas tol Jakarta-Cikampek.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Cek saldo di ATM Himbara/LINK atau ATM Merah Putih akan dikenakan biaya pada 1 Juni 2021 mendatang. Sebelumnya tak ada biaya yang dikenakan alias gratis.

Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Aestika Oryza Gunarto mengungkapkan jika perubahan biaya ini adalah kesepakatan empat bank milik negara yaitu BRI, Bank Mandiri, BNI dan BTN.

"Perubahan biaya tersebut merupakan kesepakatan bank milik negara (Himbara) dalam rangka mendukung kenyamanan nasabah bertransaksi," kata dia kepada detikcom, Kamis (20/5/2021).

Dia mengungkapkan bagi nasabah BRI, bisa melakukan pengecekan saldo melalui BRImo maupun internet banking, tak ada biaya yang dikenakan.

Perubahan biaya transaksi diberlakukan pada transaksi Cek Saldo menjadi Rp 2.500 dan tarik tunai menjadi Rp 5.000. Perubahan tersebut terhitung mulai 1 Juni 2021 dan berlaku sampai dengan adanya perubahan di kemudian hari.

Selain bertransaksi di ATM Himbara (BNI, Mandiri, BTN) atau ATM Link, nasabah BRI juga tetap dapat dapat bertransaksi melalui 16.558 mesin ATM BRI dan 5.707 mesin CRM BRI yang tersebar di seluruh Indonesia tanpa ada perubahan biaya.

Selain itu, Untuk transaksi yang lebih mudah dan aman BRI menghimbau nasabah untuk dapat bertransaksi secara cashless dan melakukan berbagai macam transaksi perbankan secara digital. "Selain dapat menggunakan Internet Banking BRI, salah satu layanan digital banking BRI yang dapat digunakan adalah aplikasi BRImo," jelas dia.

(kil/dna)