3 Fakta Cek Saldo di ATM Link yang Sebentar Lagi Berbayar

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Sabtu, 22 Mei 2021 06:30 WIB
Mulai 1 Juni 2021, transaksi di ATM Link/Bank Himbara tak gratis lagi. Nantinya, transaksi di ATM Link akan dikenakan biaya mulai Rp 2.500 hingga Rp 5.000.
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Cek saldo dan tarik tunai di ATM Himbara atau ATM Link tak lagi gratis mulai 1 Juni 2021 mendatang. Padahal, semangat adanya ATM Link demi efisiensi dan nasabah bisa mendapatkan layanan gratis. Berikut faktanya:

1. Tarif Cek Saldo dan Tarik Tunai

Bank Himbara telah mengumumkan rencana pengenaan biaya untuk cek saldo dan tarik tunai ini melalui situs resmi mereka. Nantinya, cek saldo melalui ATM Link dikenakan biaya Rp 2.500, sementara tarik tunai Rp 5.000, dari sebelumnya Rp 0 alias gratis. Untuk transfer tak mengalami perubahan yakni Rp 4.000.

Penyesuaian biaya ini diklaim lebih murah dibanding transaksi selain menggunakan ATM Link, di mana untuk cek saldo Rp 4.000, tarik tunai Rp 7.500 dan transfer Rp 6.500.

2. Alasan Dikenakan Biaya

Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Aestika Oryza Gunarto mengungkapkan jika perubahan biaya ini adalah kesepakatan empat bank milik negara yaitu BRI, Bank Mandiri, BNI dan BTN.

"Perubahan biaya tersebut merupakan kesepakatan bank milik negara (Himbara) dalam rangka mendukung kenyamanan nasabah bertransaksi," kata dia kepada detikcom, Kamis (20/5/2021).

Dia mengungkapkan bagi nasabah BRI, bisa melakukan pengecekan saldo melalui BRImo maupun internet banking, tak ada biaya yang dikenakan.

Senada, Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Mucharom menjelaskan, Himbara telah sepakat melakukan penyesuaian dengan menimbang bisnis yang berkelanjutan.

Ia menambahkan, penyesuaian biaya transaksi menjadi komitmen Himbara untuk meningkatkan layanan perbankan yang inklusif, peningkatan keamanan dan kenyamanan.

"Penyesuaian biaya transaksi merupakan bentuk komitmen Himbara untuk terus meningkatkan layanan perbankan inklusif, peningkatan keamanan dan kenyamanan dengan biaya yang terjangkau bagi masyarakat," katanya.

"Selain itu, Himbara juga mendukung program GNNT (Gerakan Nasional Non Tunai) di mana penyesuaian biaya transaksi tersebut untuk mengurangi ketergantungan masyarakat atas penggunaan uang tunai," ujarnya.