Mudah dan Gratis, Ini Syarat Ganti Kartu Debit Chip bank bjb

Inkana Putri - detikFinance
Senin, 14 Jun 2021 22:36 WIB
Bank bjb
Foto: Bank bjb
Jakarta -

bank bjb mengimbau para nasabah untuk mengganti kartu debit/ATM lama dengan kartu debit berbasis chip sebelum 30 Juni 2021. Selain demi keamanan bertransaksi, hal ini telah diatur dalam SE Bank Indonesia No 17/52/DKSP tentang implementasi Standar Nasional Teknologi Chip dan Penggunaan Personal Identification Number Online (PIN).

Terkait syarat penggantian kartu debit, Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan nasabah diwajibkan untuk membawa KTP, buku tabungan dan kartu debit lama. Adapun penggantian kartu dapat dilakukan di cabang bank bjb terdekat secara gratis.

"Bagi nasabah bank bjb, penggantian kartu dapat dilakukan di cabang bank bjb terdekat. Syaratnya mudah, cukup membawa KTP, buku tabungan, dan kartu ATM lama. Tidak ada pungutan biaya untuk proses penggantian kartu," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (14/6/2021).

Soal perbedaan kartu, Widi mengatakan kartu berbasis chip memiliki tampilan fisik berbeda dari kartu debit lama yang berbasis magnetic stripes. Pada kartu berbasis chip, terdapat 1 chip di bagian kiri depan kartu yang berfungsi sebagai media penyimpanan data.

"Sementara kartu magnetic stripes hanya mengandalkan pola garis hitam memanjang pada bagian belakang kartu sebagai penyimpan data," jelasnya.

Lebih lanjut Widi menjelaskan kartu debit berbasis chip juga lebih aman dan awet dibandingkan kartu debit lama. Pasalnya, chip dalam kartu debit baru memiliki daya tahan lebih baik terhadap kerusakan dan memiliki teknologi lebih canggih dalam menyimpan data.

Adapun hal ini berbeda dengan daya tahan pita hitam pada kartu debit lama yang memungkinkan kartu debit sulit terbaca.

"Selain itu, keamanan juga lebih terjamin dalam kartu ATM berbasis chip karena kartu chip memiliki proses otentikasi akses ke jaringan ATM maupun EDC. Berbeda dengan kartu ATM magnetic stripe yang belum memiliki sistem proteksi terhadap data yang tersimpan. Oleh karenanya, data dalam kartu ATM berbasis chip tidak mudah dibaca atau dicuri oleh pihak yang tidak bertanggungjawab," paparnya.

Di samping itu, data nasabah yang tersimpan pada kartu debit berbasis chip berfungsi kriptografi. Dengan demikian penggandaan kartu debit pun akan lebih sulit dilakukan.

"Bentuk penggandaan kartu juga sulit dilakukan di kartu ATM berbasis chip. Pasalnya, data nasabah tersimpan di dalam chip yang memiliki fungsi kriptografi. Keaslian kartu juga dapat divalidasi melalui metode offline CAM dan online CAM," pungkasnya.

(mul/hns)