SMS Tawaran Kredit Makin Marak, Satgas: Jangan, Itu Jebakan!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 18 Jun 2021 10:22 WIB
Pinjam Online Abal-abal
Foto: Pinjam Online Abal-abal (Fauzan Kamil/Infografis detikcom)
Jakarta -

Pernahkah detikers mendapatkan SMS yang isinya menawarkan pinjaman dengan bunga yang rendah? Biasanya tawaran ini masuk setiap hari ke kotak masuk.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing menjelaskan jika tawaran-tawaran melalui SMS itu memang ramai. Ia mengimbau agar jangan terpengaruh tawaran tersebut.

"Ada tawaran itu lewat SMS, tapi jangan diikuti karena itu jebakan untuk pinjaman online ilegal," kata dia saat dihubungi detikcom, Jumat (18/6/2021).

Dia mengungkapkan, jebakan maksudnya dalam SMS tersebut dicantumkan bunga sebesar 2% sampai 5%.

Namun tidak dijelaskan untuk jangka waktu berapa lama. "Bunga yang mereka bilang 5% itu bukan per bulan, bisa per hari. Itu sangat menjebak. Jadi jangan pernah mengklik link atau menghubungi kontak yang ada di situ," jelas Tongam.

Hal ini karena meminjam di pinjol ilegal sangat membahayakan. Mulai dari bunga yang sangat tinggi, biaya administrasi yang besar sampai denda yang besar.

Lalu pinjol ilegal ini juga seringkali mengancam ketika melakukan penagihan. Paling sering mereka mengakses seluruh kontak dan melakukan teror ke nomor di kontak tersebut.

Lihat juga Video: KuTips: Mau Dapat KUR Rp 100 Juta Buat Bisnis? Cek Syaratnya Yuk!

[Gambas:Video 20detik]



(kil/fdl)