8.130 UMKM Dapat Jaminan Kredit Program PEN

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 21 Jun 2021 21:01 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) meningkatkan penjaminan kredit khususnya untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM). Langkah tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan modal pada UMKM, di sisi lain sebagai antisipasi mengurangi lonjakan kredit bermasalah yang dihadapi perbankan akibat pandemi COVID-19.

Dari Januari hingga Mei 2021, anak usaha Indonesia Financial Group (IFG) ini, telah memberikan penjaminan sekitar Rp 4,8 triliun kepada sebesar 8.130 UMKM melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Bila dilihat berdasarkan wilayah, Jawa Tengah dan Jawa Timur mendominasi penyerapan penjamin, dengan serapan Solo mencapai Rp 228 miliar, diikuti Surabaya sebesar Rp 215,6 miliar dan Semarang sekitar Rp 201,1 miliar.

"Melalui penjaminan kredit modal kerja ini, kami berharap bisa meningkatkan permodalan pelaku UMKM, sekaligus menurunkan risiko kredit perbankan," ujar Direktur Operasional Askrindo Erwan Djoko Hermawan dalam keterangannya, Senin (21/6/2021).

"Sehingga ekonomi masyarakat tetap berputar, suplai barang dan permintaan semakin meningkat, sehingga pada akhirnya penyerapan tenaga kerja kembali terbuka," tambahnya.

Bila dilihat berdasarkan sektor usaha, penjaminan kredit modal kerja yang diberikan Askrindo masih didominasi sektor perdagangan dengan plafon mencapai Rp 3,3 triliun, penjaminan jasa dan sektor lainnya sebesar Rp 363 miliar, penjaminan bagi sektor pertanian dan kehutanan sekitar Rp 357 miliar.

Besarnya penyerapan sektor perdagangan menjadi indikasi semakin kuatnya pemulihan daya beli masyarakat serta gerak perekonomian yang semakin membaik. Pihaknya berkomitmen untuk berpartisipasi dalam pemulihan ekonomi nasional khususnya melalui penjaminan kredit ke segala sektor usaha yang kredibel, serta membantu perbankan dalam mengurang rasio kredit macet di tengah upaya pemerintah dan regulator mengurangi dampak lonjakan kredit bermasalah perbankan akibat COVID-19.

Sebagai informasi, sesuai Peraturan Menteri Keuangan 71/2020, pemerintah menugaskan Askrindo untuk melaksanakan penjaminan UMKM program PEN, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan negara, serta kesinambungan fiskal.

(acd/dna)