BI Ungkap Bunga Kredit Bank Masih Bisa Turun 2%

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 02 Jul 2021 12:19 WIB
Gedung bank Indonesia (BI).
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) menyatakan, suku bunga kredit baru bank masih ada ruang penurunan sampai 2%. Jika suku bunga kredit baru bank di angka 9,17%, maka secara hitungan suku bunga kredit bisa mencapai 7,17%.

"Kami lihat ruangnya masih cukup besar, sekitar 2% masih bisa turun. Suku bunga kredit baru 9,17% sebenarnya dia masih bisa turun 200 basis poin di bawah itu," kata Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Makrorudensial BI Juda Agung kepada media, Jumat (2/7/2021).

Dia menjelaskan, suku bunga dasar kredit (SBDK) telah mengalami penurunan. Secara sederhana, dia mengatakan, SBDK merupakan komitmen yang diberikan bank kepada nasabah.

Nah, pada jalannya bank akan memperhatikan sejumlah risiko. Sehingga, bank bisa melakukan penyesuaian (adjustment).

"Nah walaupun SBDK turun, SBDK kan semacam suku bunga dasar kredit biasanya sering disebut prime lending rate, ada yang mengatakan sebuah publish, komitmen dari bank bahwa dia akan memberikan kredit segini kalau ada orang apply kredit," terangnya.

"Tetapi dalam praktiknya ini dipengaruhi seberapa besar risiko nasabah itu. Sektor-sektor tertentu yang dianggap berisiko tentu saja bank bisa melakukan adjustment," sambungnya.

Berdasarkan data yang ia sajikan, SBDK memang turun. Tapi, persepsi risiko mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir.

Dia menuturkan, kondisi ini yang membuat suku bunga kredit turunnya tidak secepat dengan penurunan SBDK.

"Persepsi perbankan terhadap risiko dunia usaha masih tinggi sehingga ini yang menyebabkan penurunan SBDK tidak diikuti speed yang cepat di suku bunga kredit barunya," katanya.



Simak Video "BI: Kripto Bukan Alat Pembayaran Sah, Lembaga Keuangan Dilarang Pakai!"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/zlf)