Asosiasi Angkat Bicara Soal Aduan Jusuf Hamka Dizalimi Bank Syariah

Siti Fatimah - detikFinance
Jumat, 23 Jul 2021 20:45 WIB
Marger Bank Syariah dan Imajinasi Menjadi Bank Kelas Dunia
Foto: detik
Jakarta -

Pengusaha jalan tol Jusuf Hamka menceritakan pengalaman buruk yang dialaminya dari bank syariah swasta. Dia bahkan mengungkapkan, bank syariah lebih kejam dibandingkan bank konvensional. Pengalaman buruk itu dia alami mulai dari dipersulit untuk melunasi utang hingga ingin diperas Rp 20 miliar.

Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) pun turut menanggapi kejadian tersebut. Sekjen Asbisindo Herwin Bustaman mengatakan, terkait polemik yang terjadi antara nasabah dan bank Syariah perlu digaris bawahi mengenai isi perikatan sindikasi yang telah disepakati keduanya.

"Dalam proses penyaluran pembiayaan, apalagi pembiayaan sindikasi yang berskala besar dan melibatkan banyak pihak, tentunya para pihak telah membahas kondisi-kondisi yang tercantum di dalam akad, termasuk persyaratan pelunasan sebelum ditanda tangani oleh para pihak," ujar Herwin dalam keterangan yang diterima detikcom, Jumat (23/7/2021).

Pihaknya menyebut, industri perbankan termasuk bank Syariah merupakan industri yang sangat patuh pada regulasi (highly regulated) dan mengedepankan prinsip kehati-hatian atau prudential. Selain itu, khusus bank Syariah, harus tunduk dan patuh pada prinsip-prinsip Syariah.

Asbisindo berharap, keluhan yang beredar saat ini dapat diselesaikan dengan baik. Selain itu, pihaknya meminta agar berbagai pihak berprasangka baik mengenai permasalahan tersebut.

"Kami pun berharap agar kita semua tetap berprasangka baik, karena kita tidak mengetahui detail dari akad yang disepakati oleh nasabah dan bank-bank syariah terkait," tandasnya.

Sebelumya diberitakan, dalam program Blak-blakan bersama detikcom, Jusuf Hamka menceritakan pengalaman yang kurang mengenakkan tersebut. Awalnya dia berkeinginan untuk segera melunasi utang anak-anak perusahaannya. Kata dia jangan sampai nanti terkena kolektibilitas yang menyangkut nama baik.

"Sebab, bank-bank ini ya maaf-maaf saja, bank ini seperti kata Ustaz Yusuf Mansur, jangankan bank konvensional, bank syariah lebih kejam, lebih kejam itu benar, saya nyatakan itu bank syariah lebih kejam," kata Jahja.

Mengapa dia menyebut bank syariah kejam? Jusuf Hamka pernah meminta bunga (margin) utang diturunkan tetapi tidak dikasih, sementara ketika pihaknya ingin melunasi utang pun tak diberi jalan.

(dna/dna)