Masyarakat Syariah Sudah Ngobrol Bareng Jusuf Hamka, Apa Hasilnya?

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 28 Jul 2021 10:29 WIB
Jakarta -

Sekretaris Jenderal MES, Iggi Haruman Achsien mengaku sudah berbicara dengan Jusuf Hamka membahas viralnya pernyataan Jusuf yang berdampak luas terhadap persepsi publik soal perbankan syariah. Iggi megatakan tidak ada tekanan atau paksaan kepada Jusuf Hamka.

"Mana berani saya tekan, ini itu diskusi saja Insya Allah nggak ada tekanan nggak karena terpaksa. Saya nggak bawa golok kok kaya kaya gitu sambil pegang golok. Jadi ngobrol santai aja," kata Iggi, alam acara Blak-blakan detikcom, dikutip Rabu (28/7/2021).

Bahkan pihaknya sudah menganggap pernyataan Jusuf Hamka yang mengatakan perbankan syariah kejam, zalim, dan seperti lintah darat dianggap tidak ada, setelah permintaan maaf Jusuf Hamka kepada publik beberapa hari lalu.

"Penilaian dia bahwa bank syariah kejam, zalim dan seperti lintah darat. Nah itu kan udah ditarik sama pak Jusuf Hamka jadi namanya statement itu udah kita anggap nggak ada," kata Iggi.

Saat pertemuan itu memang Jusuf Hamka menyampaikan permintaan maafnya. Karen banyak yang kecurigaan dari publik, Iggi menyarankan untuk menyamapaikan permintaan maaf itu kepada publik secara langsung.

"Masih bergulir bahwa masa minta maafnya sama mas Iggi gitu kan, beberapa komentar kayak gitu. 'Ada hubungan apa nih masih sama Pak Hamka,' Lalu kita diskusi lagi, 'Pak kalau bapak yang minta maaf langsung gimana 'ok' katanya akhirnya akan dikirim tuh seperti," jelasnya Iggi.

Iggi mengatakan pertemuan antara dirinya dengan Jusuf Hamka dilakukan melalui via Zoom dan pertemuan itu bukan pertama kalinya. Dia bercerita sudah pernah bertemu langsung dan diskusi hal lain dengan Jusuf Hamka.

"Sebelum beliau menyampaikan itu kebetulan saya udah pernah ketemu beliau sebelumnya di kantor OJK, kita diskusi hal lain. Oh berarti mungkin karena udah pernah kenal jadi jalan saya nih untuk terus kemudian kontak bareng juga gitu loh," ungkap Iggi.

Sebagai informasi, Jusuf Hamka sudah menyampaikan maaf melalui keterangan tertulisnya. Dalam surat itu Jusuf Hamka juga menyampaikan klarifikasi.

"Saya mohon maaf kepada semua pihak bahwa saya tidak bermaksud menuduh atau mendiskreditkan perbankan syariah kejam. Pernyataan tentang perbankan syariah yang dalam pemberitaan disebutkan "kejam" tersebut adalah respon jawaban spontan saya terhadap pertanyaan wartawan dan pertanyaan host salah satu acara podcast youtube," katanya

"Permasalahan yang terjadi sebenarnya bukan terkait sistem dan perbankan syariah, melainkan terkait hubungan nasabah dengan bank dimana ada proses negosiasi dalam penyelesaian kewajiban pembiayaan yang belum memperoleh kesepakatan antara kami selaku nasabah dengan sindikasi bank syariah yang terdiri dari beberapa bank syariah," jelas Jusuf Hamka.



Simak Video "Jusuf Hamka: Bank Syariah Lebih Kejam, Saya Mau Diperas Rp 20 M"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)