Tumbuh 21%, Dana Pihak Ketiga bjb Capai Rp 109,3 T

Erika Dyah - detikFinance
Senin, 02 Agu 2021 14:08 WIB
BNR BANK BJB
Foto: Dok. bank bjb
Jakarta -

Posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) bank bjb pada Triwulan II 2021 mengalami peningkatan sebesar 21% year-on-year (yoy). Adapun jumlahnya secara bank only diketahui mencapai Rp 109,3 triliun.

Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi mengungkap pada periode yang sama di tahun sebelumnya DPK bank bjb mencapai Rp90,3 miliar. Ia menambahkan kenaikan DPK pada triwulan ini didorong melalui pertumbuhan komponen pendukungnya, yakni kenaikan tabungan sebesar 12,1% year on year.

"Sampai dengan akhir tahun 2021 ini, kami memproyeksikan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga pada level 9-10%," ungkap Yuddy dalam keterangan tertulis, Senin (2/8/2021).

Selain itu, ia mengungkap terdapat peningkatan Tabungan pada triwulan ini menjadi Rp 22,3 triliun dari sebelumnya di angka Rp 19,9 triliun. Yuddy pun menerangkan aspek Deposito mengalami kenaikan yang cukup signifikan, yakni 41% year on year. Menurutnya, kenaikan pada Deposito tersebut menjadikan dana Deposito bank bjb di Triwulan II 2021 mencapai Rp Rp 61,19 triliun.

Namun, lanjut Yuddy, aspek Giro bank bjb mengalami penurunan. Ia menjelaskan tercatat Giro mengalami turn 5,6% year on year menjadi Rp25 triliun. Sementara rasio dana murah atau Current Account Savings Account (CASA) tercatat mengalami penurunan 8,1% year on year menjadi Rp 43,3 triliun.

Yuddy menilai peningkatan pada DPK bank bjb sejalan dengan laporan Bank Indonesia (BI). Diketahui, BI melaporkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan per Juni 2021 tumbuh sebesar 11,7% secara tahunan (year on year/yoy) senilai Rp 6.723,3 triliun.

Ia mengatakan peningkatan ini mungkin saja diakibatkan karena konsumsi masyarakat berkurang akibat motif berjaga-jaga, karena tingkat ketidakpastian yang cukup tinggi.

(mul/hns)