Sri Mulyani Bikin Orang Jengkel
Rabu, 29 Mar 2006 16:02 WIB
Jakarta - Saat masih 'bergelar' pengamat ekonomi, Sri Mulyani Indrawati terkenal dengan komentarnya yang pedes. Semua perkembangan ekonomi Indonesia tak pernah lewat dari komentarnya.Namun keadaan berubah saat Presiden SBY mendapuknya sebagai Menteri PPN/Kepala Bappenas dan berlanjut menjadi Menteri Keuangan. Sri Mulyani pun mengaku banyak orang yang menjadi jengkel karenanya."Banyak orang jengkel, karena orang bilang dulu waktu jadi pengamat kok nggak begini. Saya katakan dulu pengamat saya nggak pegang UU, saya bisa ngomong apa saja, salah tidak ada konsekuensinya, sekarang saya bikin keputusan salah, tidak hanya reputasi pribadi saja, tapi bisa melanggar UU," lontar Sri Mulyani.'Curhat' Sri Mulyani itu disampaikan di depan para peserta Lokakarya Anggaran Berbasis Kinerja di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (29/3/2006). Sri Mulyani yang tampak santai itu tak lupa melontarkan joke-joke segar yang membuat hadirin selalu sumringah. Sri Mulyani menambahkan, banyak orang yang tidak tahu dan seenaknya saja menuduh Menteri Keuangan itu duitnya banyak dan bisa meminta anggaran kapan saja. Padahal kenyataannya tidak begitu."Banyak orang jengkel karena dianggapnya Menteri Keuangan duduk dia atas kasir yang banyak, terus duit bisa keluar masuk begitu saja tanpa ada aturan, ternyata banyak sekali auturannya, bagaimana uang itu harus masuk dan harus ditunjukkin," katanya.Setiap keputusan yang dibuat, lanjut Sri Mulyani, harus mengacu pada UU yang menjadi kitab para Menteri Keuangan yakni UU No 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara."Saya mengagumi orang-orang yang membuat UU No 17 sehingga membuat Menkeu tidak bisa berbuat apa-apa, Menkeu tinggal menjalankan saja," katanya.Setiap Kementerian dan Lembaga yang akan meminta anggaran, berdasarkan UU tersebut harus menyusun suatu Rancangan Kerja Anggaran Kementerian dan Lembaga (RKA/KL). Sri Mulyani mengaku pada saat dirinya menjabat sebgai Kepala Bappenas, dia diajari mengenai RKA KL tersebut."Sekarang sudah fasih, soalnya sudah 2 tahun jadi menteri. Mudah-mudahan makin lama makin fasih," ujarnya disambut gelak tawa hadirin.
(qom/)











































