NPL Naik, Laba Bersih BNI 2005 Tergerus 54%
Rabu, 29 Mar 2006 16:01 WIB
Jakarta - Laba bersih PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) tahun 2005 anjlok 54 persen menjadi Rp 1,42 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp 3,10 triliun.Laba bersih per saham juga ikut turun menjadi Rp 106 dibandingkan tahun 2004 sebesar Rp 231 per saham.Penurunan laba bersih ini karena terpangkasnya pendapatan operasional lain sebesar 21 persen dari Rp 2,86 triliun pada tahun 2004 menjadi Rp 2,25 triliun. Selain itu juga karena naiknya biaya operasional sebesar 32 persen menjadi Rp 5,89 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp 4,46 triliun. Membengkaknya biaya operasional ini karena tingginya inflasi di tahun 2005, sehingga seluruh pos pada biaya operasional mengalami kenaikan.Demikian penjelasan Dirut BNI Sigit Pramono dalam jumpa pers di Kantor BNI, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (29/3/2006). Pendapatan bunga bersih 2005 hanya naik 5 persen menjadi Rp 7,19 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp 6,88 triliun.Kredit yang disalurkan tahun 2005 naik sebesar 8 persen atau Rp 4,78 triliun menjadi sebesar Rp 62,66 triliun Pinjaman ini sebanyak 44 persen disalurkan ke korporasi, 37 persen komersial, 18 persen di konsumer dan 1 persen di pembiayaan syariah.Dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun tahun 2005 tumbuh 10 persen, menjadi Rp 115,7 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp 105,01 triliun.Komposisi DPK ini adalah 31 persen tabungan, 27 persen giro dan 42 persen deposito.Rasio dana terhadap kredit atau loan to deposit ratio (LDR) tahun 2005 turun menjadi 54,24 pesen dibandingkan tahun sebelumnya 55,12 persen. Sedangkan rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) dengan risiko pasar 15,99 persen turun dibandingkan tahun 2004 sebesar 17,09 persen. Sementara CAR dengan risiko kredit 16,67 persen turun dibandingkan tahun sebelumnya 17,88 persen.Rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) net tahun 2005 sebesar 8,36 persen, melonjak dibandingkan tahun sebelumnya 1,39 persen. Demikian pula dengan NPL gross naik menjadi 13,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya 4,6 persen.Total aset BNI tahun 2005 mencapai Rp 147,81 triliun atau naik 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp 136,58 triliun.
(ir/)











































