Ustaz yang Suka Bagi-bagi Duit Duduki Kursi Komut BSI

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 25 Agu 2021 10:17 WIB
Adiwarman Karim
Foto: Adiwarman Karim/Dok Karim Consulting
Jakarta -

Dua tokoh ekonomi syariah Indonesia, Adiwarman Azwar Karim dan Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi ditetapkan sebagai Komisaris Utama dan Wakil Komisaris Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).

Publik mungkin sudah familiar dengan sosok TBG, tapi siapa Adiwarman Azwar Karim? Berdasarkan penelusuran detikcom, Adiwarman adalah Chief Executive Officer (CEO) Karim Consulting Indonesia.

Dikutip dari situs web Karim Consulting Indonesia, Rabu (25/8/2021), dia disebut sebagai ikon ekonomi dan keuangan syariah. Dia memperoleh pendidikan formal dari Institut Pertanian Bogor (Ir.), Universitas Indonesia (S.E.), European University Belgium (M.B.A.) dan Boston University, Amerika Serikat (M.A.E.P). Kemudian dia ditugaskan sebagai Research Associate di Oxford Center Islamic Studies United Kingdom.

Adiwarman pernah berada dalam jajaran manajemen Bank Muamalat Indonesia. Dia juga merupakan penulis lima buku best seller ekonomi Islam, yaitu Bank Islam: Analisis Fikih dan Keuangan, Ekonomi Mikro Islami, Ekonomi Makro Islami, Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam, Ekonomi Islam: Suatu Kajian Ekonomi Kontemporer.

"Da juga menulis lebih dari 70 tulisan tentang ekonomi Islam yang disajikan dalam berbagai forum nasional dan internasional seperti Konferensi Ekonomi Islam International ke-3, ke-4, dan ke-5 yang disponsori oleh Islamic Development Bank (IDB) dan Konferensi Tahunan International Western Economics Association yang ke-76," demikian dikutip detikcom.

Dia pun dipercaya menjadi Wakil Ketua Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah Nasional MUI (2015-2020), anggota International Islamic Financial Market (IIFM) Sharia Advisory Panel (Januari 2011-2012), Wakil Komite Tetap Keuangan Syariah Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

Adiwarman juga dipercaya menjadi Dewan Pengawas Syariah pada beberapa lembaga keuangan syariah seperti Asuransi Great Eastern Syariah (2002-2012), Asuransi Prudential Life (2007-2012), Bank Danamon Syariah (2002-Rapat Pemegang Saham 29 April 2010), HSBC Amanah Syariah Indonesia (2003-31 Maret 2008), BNP Paribas Investment Partners (dahulu Fortis Investments) (2007-29 Februari 2012) dan perusahaan UFO-Multi Level Marketing.

Sebagai seorang Ustaz, dirinya juga kerap menjadi penceramah keagamaan. Ada yang menarik saat dirinya menyampaikan tausiyah di depan publik, yakni kerap membagi-bagikan uang. Seperti terlihat dalam salah satu tayangan video di YouTube, Adiwarman membagikan uang kepada jamaah yang berhasil meneruskan sebuah penggalan hadist yang dia ucapkan. Pada video yang dilihat detikcom, Adiwarman memberikan selembar uang pecahan Rp 50 ribu kepada jamaah.

Dalam satu sesi ceramah, dirinya tak hanya sekali mengeluarkan uang untuk jamaah, dan tak melulu soal hadits. Jamaah bisa mendapatkan uang dengan menjawab berbagai hal yang berkaitan dengan pengetahuan tentang Islam.

Adiwarman ditetapkan sebagai Komut BSI berdasarkan hasil keputusan RUPSLB pada 24 Agustus 2021.

(toy/zlf)