Rencana Merger, BII Tunggu Kebijakan Single Presence BI

Rencana Merger, BII Tunggu Kebijakan Single Presence BI

- detikFinance
Selasa, 04 Apr 2006 14:41 WIB
Jakarta - PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) masih menunggu detil kebijakan pemberlakuan kepemilikan tunggal (single presence) dari Bank Indonesia (BI) sebelum mengambil tindakan korporasi, seperti merger.BII santer dikabarkan akan merger dengan PT Bank Danamon Indonesia, karena salah satu pemegang sahamnya yakni Temasek memiliki saham pada kedua bank tersebut."Kita masih menunggu detil dari BI yang mungkin keluar September atau Oktober ini, setelah keluar langkah selanjutnya baru akan dilakukan," kata Presdir BII Henry H, usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (4/4/2006).Henry mengaku detil kebijakan single presence tersebut sangat penting untuk BII karena menyangkut masalah pemegang saham mayoritasnya.Sebenarnya, ungkap Ho, kepemilikan mayoritas saham BII dan Bank Danamon berbeda. Pemegang saham mayoritas BII dimiliki oleh konsorsium yang terdiri dari Kookmin Bank, Temasek dan ICB. Sedangkan di Danamon pemilik saham mayoritasnya tunggal yaitu Temasek. "Oleh karena itu kita minta kejelasan dari BI bagaimana kebijakan detil tentang perbedaan majority share holder ini," ujar Henry.Henry juga mengatakan, jika Kookmin Bank ingin menambah kepemilikan sahamnya di BII itu bisa saja dilakukan. Asalkan, Kookmin Bank membeli harga saham dengan harga internasional."Tapi sampai sekarang belum ada pembicaraan dari pihak Kookmin Bank, tapi sampai saat ini Kookmin Bank puas dengan kinerja BII tahun 2005 dan Kookmin juga memiliki perwakilan di BII," tutur Henry. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads