Soal Pelonggaran Kebijakan
Boediono: Saya Percaya Pada BI
Selasa, 04 Apr 2006 16:29 WIB
Jakarta - Rendahnya inflasi Maret yang hanya 0,03 persen membuka peluang bagi pelonggaran kebijakan moneter. Pemerintah sendiri memilih menyerahkan masalah tersebut kepada Bank Indonesia."Ini berarti memang bahwa kemungkinan untuk melihat sebagai suatu kelonggaran ke depan di depan moneter itu ada. Kita tunggu saja dari BI. Pokoknya saya percaya pada BI," kata Menko Perekonomian Boediono di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (4/4/2006).Demikian pula soal waktu penerapan pelonggaran kebijakan moneter, Boediono juga menyerahkannya ke BI. "Itu terserah BI pokoknya," tegasnya.Sebelumnya, Gubernur BI Burhanuddin Abdullah menegaskan bahwa otoritas moneter kemungkinan akan tetap menerapkan kebijakan cenderung ketat alias tight bias hingga semester I-2006. Sementara BI rate kemungkinan masih akan dipertahankan pada 12,75% meski tekanan inflasi sudah mereda. "Kita lihat RGD (Rapat Dewan Gubernur) minggu depan. Untuk sementara tetap tight bias. Kelihatannya (BI rate) akan tetap," tegas Burhanuddin.
(qom/)











































