Selera Nasabah Bank Mulai Berubah, Kini Jadi Serba Digital

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 07 Sep 2021 17:08 WIB
Gedung BNI
Foto: BNI
Jakarta -

Layanan perbankan terus mengalami perubahan menuju digitalisasi. Mulai dari Banking Services 1.0 yang berbasiskan Electronic Banking pada periode 1980-1995, hingga sekarang memasuki Banking Services 5.0 yang berbasiskan Open Banking.

Evolusi tersebut muncul seiring pemutakhiran aktivitas ekonomi yang juga berdampak pada perubahan preferensi konsumen, termasuk yang terjadi di sektor keuangan.

Tidak hanya industri perbankan, inovasi di sektor keuangan juga mendorong munculnya pemain digital seperti e-commerce dan financial technology (fintech). Mereka bukanlah pemilik produk, namun mereka mengembangkan platform yang memberikan pelayanan bagi produsen produk untuk memasarkan produknya melalui platform.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menjadi salah satu perbankan nasional yang memutuskan untuk mengkombinasikan dua dunia layanan keuangan, yaitu conventional bank dengan fintech player.

BNI mengembangkan platform sendiri dan memasarkan produk. Pada era Open Banking ini, BNI bahkan mengembangkan produk - produknya untuk menjadi produk digital yang dapat dipasarkan di platform - platform digital yang dikembangkan pihak ketiga, mulai dari e-commerce hingga perusahaan fintech.

Direktur TI dan Operasi BNI YB Hariantono menjelaskan inisiasi digital yang siap dilaksanakan BNI melalui layanan Open Banking akan mencakup seluruh produk, digital platform, dan juga perluasan layanan pada ekosistem B2B2C atau ekosistem yang berbasiskan model business to business to consumer sehingga sangat lengkap.

Pilihan BNI untuk mengembangkan konsep layanan digital menyeluruh tersebut kini semakin kencang dengan adanya tiga produk Champion, yaitu BNI Direct, New Mobile Banking BNI, dan BNI Open API. Untuk nasabah korporasi, BNI menghadirkan layanan cash management melalui platform BNI Direct yang menawarkan solusi terintegrasi untuk layanan payment management, collection management, liquidity management, hingga value chain management.

Adapun untuk layanan open banking solution, BNI telah menciptakan lebih dari 280 jenis layanan yang digunakan oleh lebih dari 3.000 partner dari kalangan Fintech dan e-commerce.

"Hal ini menandakan bahwa perbankan dan perusahaan digital sebenarnya dapat berkolaborasi dengan baik untuk menciptakan layanan keuangan yang semakin bervariatif dan berkualitas, sehingga menjangkau ekosistem nasabah yang lebih luas," kata YB dalam media update secara virtual, Selasa (7/9/2021).