Dahlan Iskan Ungkap Kejahatan Massal Obligor BLBI

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 08 Sep 2021 09:44 WIB
Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan tampak bersemangat ikut senam
Foto: Rois Jajeli
Jakarta -

Mantan Menteri BUMN sekaligus wartawan senior, Dahlan Iskan membeberkan kejahatan massal yang dilakukan oleh para obligor penerima Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Dia mengungkapkan bahwa bank penerima dana BLBI justru mengucurkan uang tersebut ke perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dengan bank itu sendiri.

"Ternyata terjadi kejahatan masal: dana bantuan dari Bank Indonesia itu banyak mengalir ke perusahaan-perusahaan yang dimiliki oleh pemilik bank itu sendiri," ungkap Dahlan lewat tulisannya di blog disway.id, dikutip detikcom Rabu (8/9/2021).

Pada akhirnya krisis moneter 1998 tetap terjadi, memporak-porandakan perekonomian Indonesia.

"Krisis moneter tetap terjadi. Parah sekali. Bank-bank tersebut tetap tidak kuat hidup. Ekonomi berantakan. Rupiah jadi Rp 15.000/dolar. Politik kacau. Sampai Presiden Soeharto yang begitu kuat, lengser dari istana," ujarnya.

Presiden Indonesia berikutnya pun diwariskan oleh apa yang disebut Dahlan sebagai madu beracun, yakni siapapun presiden setelah Soeharto harus menyelesaikan BLBI.

"Audit BPK menyimpulkan, dari Rp 147,7 triliun, yang Rp 138 triliun mengalir ke mana-mana. Termasuk ke perusahaan sendiri. Itulah yang dianggap merugikan negara," tambah Dahlan.

Lihat juga video 'Minta Pengutang Kooperatif, Mahfud Ancam Bawa Kasus BLBI ke Ranah Pidana':

[Gambas:Video 20detik]



(toy/eds)