Oh... Ternyata Ini Jawaban Kenapa Dolar AS Jadi Mata Uang Dunia

Trio Hamdani - detikFinance
Minggu, 12 Sep 2021 09:00 WIB
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih berada di level Rp 14.100. Dolar AS sempat tersungkur dari level Rp 14.500an hingga ke Rp 14.119 pada Sabtu pekan lalu.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pernahkah Anda mempertanyakan mengapa dolar Amerika Serikat atau dolar AS (US$) menjadi mata uang dunia? Untuk mendapatkan jawabannya kita kembali dulu ke masa kelahiran mata uang Negara Adidaya tersebut.

Dolar AS dicetak pertama kali pada tahun 1914 setelah pendirian Federal Reserve Bank. Dolar AS secara resmi menjadi mata uang cadangan dunia kurang dari enam dekade kemudian. Namun, kenaikan takhta dolar AS sebenarnya dimulai tidak lama setelah cetakan pertama pada tahun 1914. Demikian disadur detikcom dari Investopedia.

Federal Reserve Bank sendiri diciptakan oleh Federal Reserve Act tahun 1913. Dia lahir sebagai tanggapan atas ketidakandalan dan ketidakstabilan sistem mata uang berdasarkan uang kertas yang dikeluarkan oleh masing-masing bank.

Saat itu, ekonomi AS telah mengungguli ekonomi Inggris sebagai ekonomi terbesar dunia. Namun, Inggris masih menjadi pusat perdagangan dunia. Saat itu mayoritas transaksi masih dilakukan menggunakan pound Inggris. Selain itu, sebagian besar negara maju juga mematok mata uang mereka ke emas untuk menciptakan stabilitas dalam pertukaran mata uang.

Perang Dunia I pun pecah pada tahun 1914. Akhirnya banyak negara meninggalkan standar emas sehingga mereka dapat membayar belanja militer dengan uang kertas, yang mendevaluasi mata uang mereka.

Tiga tahun setelah perang, Inggris yang dengan teguh berpegang pada standar emas untuk mempertahankan posisinya sebagai mata uang terkemuka dunia, mendapati dirinya harus meminjam uang untuk pertama kalinya.