BUMN Mikro Digabung Jadi Satu, Karyawan Punya Potensi Berkembang

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 13 Sep 2021 13:18 WIB
Logo baru Kementerian BUMN/Screenshot video
Foto: Logo baru Kementerian BUMN/Screenshot video
Jakarta -

Pembentukan holding BUMN ultra mikro diharapkan memberikan manfaat bagi banyak pihak. Termasuk, untuk para karyawan yang bekerja di BUMN-BUMN di dalamnya.

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Sunarso mengatakan, holding ultra mikro akan menjadi kesempatan bagi karyawan untuk mengembangkan karir. Dia menjelaskan, jika semula karyawan harus berkompetisi dalam wilayah yang sempit, kini bisa berkompetisi pada wilayah yang lebih luas.

"Bagi karyawan di tiga entitas ini, ini adalah kesempatan yang luar biasa, karena dengan digabungnya ini dalam satu ekosistem. kalau tadinya kita lomba berenang di kolam dangkal dan sempit, sekarang kita berkompetisi mengeluarkan potensi terbaik kita di kolam yang lebih besar bahkan di danau, bahkan di laut di dalam yang bernama ekosistem ultra mikro ini," katanya dalam acara Penandatangan Perjanjian Pengalihan Saham Dalam Rangka Pembentukan Holding Ultra Mikro, Senin (13/9/2021).

"Artinya wadah yang baru lebih besar ini menjadi tempat yang kondusif untuk menumbuhkembangkan karir teman-teman semua, tentunya sesuai dengan potensinya masing-masing, kompetisinya masing-masing," katanya.

Bagi nasabah, holding ultra mikro akan memberikan manfaat yakni berupa produk yang beragam dengan harga yang lebih murah. Sebab, holding membuat proses menjadi lebih efisien.

"Karena prosesnya akan lebih efisien melalui kolaborasi berbagai item di lokasi, kemudian penggunaan digital bersama dan lain-lain, bisa jadi melayani masyarakat sebanyak mungkin, dengan biaya semurah mungkin, karena prosesnya seefisien mungkin," terangnya.

Sementara, untuk para pemegang saham manfaat yang diterima ialah kepastian sumber pertumbuhan perusahaan.

"Nanti pemegang saham punya kepastian bahwa BRI ini punya kepastian sumber pertumbuhan. dan sumber pertumbuhan nggak harus memaksakan BRI naik-naik ke atas mencari-cari yang besar, karena sumber pertumbuhan dipasok dari bawah, dari ultra mikro," terangnya.

(acd/fdl)